Sabtu , 14 Februari 2026

Warga Dihimbau Cari Jalur Alternatif, Jalan Pemda ke Langgam Mulai Terendam

LANGGAM(pekanbarupos.co)-Debit air sungai Kampar terus mengalami kenaikan. Selama dua hari tercatat naik ke level 50 centimeter. Akses jalan utama menuju Langgam-Pangkalan Kerinci-Pekanbaru sudah tidak aman dilewati. Warga pun diimbau mencari jalur alternatif.

Camat Langgam Maskandar bersama Kapolsek Langgam Ipda Jerry dan perangkat lainnya, Jumat (17 /1 /2025) langsung ke lokasi terdampak luapan Sungai Kampar, persisnya di Jalan Pemda menuju Lubuk Ogung Kecamatan Bandar Seikijang dan Pangkalan Kerinci.

Dijelaskan, di badan jalan aspal ini air akibat curah hujan tinggi plus kiriman dari PLTA Koto Panjang Kampar sudah mencapai 25 centimeter di atas badan jalan. Bahkan, beberapa titik lainnya sudah mencapai 45 centimeter meter.

Sementara itu, berdasarkan update level air NS-1Tanggal 16/01/25, pukul 06:00 WIB Level di 15 cm dan 17/01/25, pukul 06:00 WIB di Level di 52 cm.

“Ada kenaikan 37 cm dari hari sebelumnya. Akses jalan ini sudah tidak aman lagi untuk sepedamotor juga jenis mobil kecil,”kata Camat Langgam.

Dengan kondisi itu pula pesan Maskandar, seluruh masyarakat Langgam diimbau mencari jalur alternatif. Baik Langgam mau ke Pekanbaru, Pangkalan Kerinci atau sebaliknya, mengingat akses jalan sudah terendam.

“Ada kecenderungan debit air terus meningkat,”imbuhnya Camat Langgam.

Himbauan yang sama juga disampaikan oleh Kapolsek Langgam Ipda Jerry.” Lebih baik mencari akses alternatif lain karena debit air cukup tinggi. Namun, jika memang yakin bisa melintas pastikan dengan sangat hati-hati. Di tempat kami berdiri saja lebih kurang 25 cm. Kalau maju lagi ke simpang menuju jalan koridor, mencapai 45 cm,”ujarnya.

Sementara itu menurut warga Agustus Alamsyah, meski jalan aspal sudah terendam air dan rawan jika melintas, namun jalur alternatif lewat ponton milik PT RAPP masih bisa.(amr)

About Syaifullah Syaifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *