Minggu , 15 Februari 2026

Bupati Pelalawan Tinjau PLTA Koto Panjang, Perkuat Kesiapsiagaan Dini Hadapi Potensi Dampak Hilir

PANGKALANKERINCI(pekanbarupos.co)-Sebagai langkah antisipasi dini menghadapi potensi dampak hidrologi di wilayah hilir Sungai Kampar, Bupati Pelalawan H Zukri Misran, SM, MM melakukan kunjungan kerja ke PLTA Koto Panjang, Kabupaten Kampar, Kamis (1/1/2026).

Kunjungan ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pelalawan dalam memastikan keselamatan masyarakat serta kesiapan daerah menghadapi kemungkinan perubahan debit air.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Zukri didampingi unsur Forkopimda lintas kabupaten, yakni Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedera, SIK, Kapolres Kampar AKBP Bobby Putra Ramadhan Sebayang, SIK, Dandim 0313/KPR Letkol CZI Satriady Prabowo, perwakilan Balai Wilayah Sungai (BWS), manajemen PLTA Koto Panjang yang diwakili Arif dan Dani, Sekretaris Daerah Kabupaten Pelalawan Tengku Zulfan, SE, Kepala BPBD Zulpan, M. Si serta sejumlah kepala OPD Pemkab Pelalawan.

Bupati Zukri menegaskan bahwa pemantauan langsung ini penting sebagai dasar pengambilan kebijakan yang cepat dan tepat, khususnya bagi daerah hilir seperti Pelalawan. Berdasarkan data dan kondisi lapangan, debit air waduk saat ini masih terkendali, dengan dua pintu air dibuka masing-masing setinggi sekitar 50 sentimeter.

“Alhamdulillah, setelah kita cek langsung, kondisi debit air Waduk PLTA Koto Panjang masih dalam batas aman. Saat ini memang dibuka dua pintu air dengan ketinggian 50 sentimeter dan masih terkendali,” ujar Bupati Zukri.

Ia menjelaskan bahwa dampak kenaikan debit Sungai Kampar terhadap wilayah Pelalawan, apabila terjadi, diperkirakan baru akan terasa dalam rentang waktu satu hingga dua minggu ke depan. Oleh karena itu, pemerintah daerah memilih untuk bersikap waspada sejak dini, bukan menunggu kondisi darurat.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa elevasi waduk saat ini berada di angka 80 dan berharap tidak terjadi lonjakan debit air yang signifikan.

Ia juga mengimbau masyarakat yang bermukim di bantaran Sungai Kampar maupun yang menggantungkan usaha pada sungai, seperti keramba ikan, agar meningkatkan kesiapsiagaan.

“Masyarakat kami imbau untuk selalu waspada, menyiapkan diri, dan mengantisipasi hal-hal yang mungkin diperlukan, khususnya yang tinggal di sepanjang Sungai Kampar,” tegasnya.

Menutup kunjungan tersebut, Bupati Zukri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat ikhtiar lahir dan batin, dengan terus berdoa agar tahun 2026 menjadi tahun yang aman dan terhindar dari bencana bagi Pelalawan dan daerah sekitarnya.

“Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menjauhkan kita dari musibah dan bencana. Kalaupun air naik dan terjadi banjir, semoga tidak membawa mudarat bagi kita semua,” pungkasnya.(amr)

About Syaifullah Syaifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *