SIAK (pekanbarupos.co) – Dermaga Pelabuhan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) yang berada di Kampung Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, ambruk pada saat proses bongkar muat (loading) cangkang dari kapal tanker, Senin (5/1/26).
Berdasarkan pantauan di lokasi, dermaga diduga patah karena tidak mampu menahan beban. Saat kejadian, aktivitas bongkar muat sedang berlangsung dan sejumlah kendaraan berat tengah mengantre di atas dermaga. Akibat ambruknya dermaga tersebut, satu unit mobil ikut terjatuh ke laut.
Salah seorang warga setempat mengatakan, ambruknya dermaga diduga disebabkan oleh terlalu banyaknya kendaraan berat yang berada di area pelabuhan secara bersamaan.
Berat satu kendaraan diperkirakan mencapai hampir 30 ton, sementara konstruksi dermaga tidak mampu menahan beban tersebut.
“Mobil yang antre banyak dan berat, mungkin dermaga tidak kuat menahan beban,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya.
Dalam kejadian ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Saat ini, warga dan petugas di lokasi hanya bisa menyaksikan kondisi dermaga yang ambruk tanpa dapat melakukan tindakan lebih lanjut.
Diketahui, Pelabuhan KITB merupakan aset milik Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yang disewakan kepada salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Siak.
Dinas Perhubungan Kabupaten Siak diminta bertanggung jawab atas kejadian tersebut karena dinilai lalai dalam melakukan pengawasan.
Namun, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Siak, Junaidi, saat dihubungi melalui telepon seluler tidak dapat dihubungi.
Sementara itu, Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Siak, Heriyanto, saat dikonfirmasi oleh media membenarkan peristiwa ambruknya Pelabuhan KITB tersebut.
“Ya, Pak. Pelabuhan KITB ambruk. Mudah-mudahan tidak ada korban jiwa,” ujarnya singkat.(Fen)
Pekanbaru Pos Riau