
PEKANBARU (pekanbarupos.co) – Komitmen dalam mendukung masyarakat mewujudkan impian ke Tanah Suci terus ditunjukkan oleh Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah).
Bank daerah berbasis syariah ini merupakan Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH) yang ditunjuk oleh Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH)
Melalui produk Tabungan Dhuha, BRK Syariah menghadirkan berbagai pilihan tabungan haji dan umrah yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
Saat ini terdapat lima jenis Tabungan Dhuha, yakni Tabungan Dhuha Wadiah, Tabungan Dhuha Mudharabah, Tabungan Dhuha Terencana, Tabungan Dhuha Haji Muda Wadiah, dan Tabungan Dhuha Umrah Wadiah.
Produk ini dirancang untuk memberikan kemudahan dan fleksibilitas dalam merencanakan ibadah haji maupun umrah. Salah satu keunggulannya adalah setoran awal yang ringan.
Untuk Tabungan Haji Muda, setoran awal cukup Rp100.000 dengan setoran lanjutan mulai dari Rp20.000. Skema ini memungkinkan orang tua menyiapkan dana haji bagi anak sejak dini, bahkan hingga usia 17 tahun.
Selain itu, tersedia fitur tabungan terencana dengan fasilitas auto debit guna membantu nasabah disiplin menabung hingga mencapai target Rp25 juta sebagai syarat pendaftaran porsi haji. Khusus Tabungan Haji Muda, nasabah juga dibebaskan dari biaya administrasi.
Keunggulan lainnya, Tabungan Haji BRK Syariah telah terintegrasi dengan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT), sehingga memudahkan proses pendaftaran porsi haji setelah saldo mencukupi ketentuan yang berlaku.
Dengan berbagai kemudahan tersebut, BRK Syariah berharap semakin banyak masyarakat Riau dan Kepulauan Riau yang dapat merencanakan perjalanan ibadah ke Tanah Suci secara lebih matang, aman, dan sesuai prinsip syariah.
Di tempat lain Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Pekanbaru, Hj Haryati, SE ME Sy Ak, mengatakan sangat mengapresiasi adanya produk produk tabungan haji dan umroh oleh bank setoran haji. Salah satunya produk tabungan haji dan umroh dari BRK syariah ini.
“Kami berharap ini dapat meningkatkan dan memberikan kemudahan pelayanan haji dan umroh kepada masyarakat.
Khususnya, dengan tabungan haji muda, kita berharap semakin banyak pendaftar haji dengan usia yang muda, mengingat daftar tunggu saat ini yang panjang,” katanya.
Ia juga menyebutkan, jika program ini juga sapa menjadi keseimbangan dalam penyelenggaraan Haji maupun umroh yang tidak hanya di domisili oleh lansia.
“Hal ini juga dapat mengimbangi penyelenggaraan haji masa masa yang akan datang agar tidak di dominasi hanya oleh lansia,” tuturnya.(dre)
Pekanbaru Pos Riau