Sabtu , 11 April 2026
Oplus_131072

Di Masjid Al Hidayah, Bupati Zukri Minta Didoakan Tetap Istiqamah Memimpin Pelalawan

PANGKALANKERINCI(pekanbarupos.co)-Suasana khidmat menyelimuti Masjid Al Hidayah Pangkalan Kerinci pada Jumat (6/3/2026) petang. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menutup rangkaian Takhtimul Qur’an dalam rangka memperingati Nuzulul Quran 1447 Hijriah.

Di tengah kebersamaan itu, Bupati Pelalawan H Zukri Misran SM, MM tidak hanya hadir sebagai kepala daerah. Ia juga berdiri di hadapan jamaah sebagai seorang muslim yang memohon doa.

Zukri secara terbuka meminta masyarakat untuk mendoakannya agar tetap istiqamah dan kuat menjalankan amanah memimpin Kabupaten Pelalawan, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan.

“Doakan saya agar tetap istiqamah menjalankan amanah ini,” pintanya di hadapan jamaah Masjid Al Hidayah.

Kegiatan Takhtimul Qur’an yang dirangkai dengan buka puasa bersama tersebut dihadiri pengurus masjid, tokoh agama, serta masyarakat Pangkalan Kerinci. Prosesi khatam Al-Qur’an menjadi bagian dari peringatan Nuzulul Quran di bulan suci Ramadan.

Bupati Zukri mengaku bersyukur dapat bersilaturahmi dengan masyarakat sekaligus mengikuti kegiatan khatam Al-Qur’an di masjid tersebut.

Menurutnya, Ramadan merupakan bulan yang sangat mulia bagi umat Islam karena pada bulan inilah Al-Qur’an diturunkan sebagai pedoman hidup manusia.

“Ramadan adalah bulan dari segala bulan, bulan yang mulia. Yang dibaca adalah Al-Qur’an, kitab yang sangat mulia. Siapa yang membacanya tentu akan mendapatkan kemuliaan,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi teladan bagi generasi muda agar semakin dekat dengan Al-Qur’an.

“Mudah-mudahan ini menjadi teladan bagi anak-anak kita. Siapa yang ingin mulia di dunia, bacalah Al-Qur’an, pelajari Al-Qur’an. Insya Allah hidupnya akan dimuliakan oleh Allah,” katanya.

Dalam momen itu, Zukri juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap memastikan berbagai program pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik.

Di antaranya memastikan gaji pegawai tetap dibayarkan, santunan untuk anak yatim terus berjalan, layanan berobat gratis bagi masyarakat tetap tersedia, serta insentif bagi imam masjid dan guru ngaji benar-benar disalurkan.

“In syaa Allah kewajiban pemerintah kepada masyarakat tetap kita jalankan,” tegasnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dilanjutkan buka puasa bersama.

Suasana kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat pun terasa hangat di dalam masjid yang menjadi saksi peringatan turunnya Al-Qur’an tersebut.(amr)

About Syaifullah Syaifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *