KUBU (pekanbarupos.co) — Waspada memasuki musim penghujan, pemerintah Kepenghuluan (Pemkep) Teluk Piyai, Kecamagan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau melakukan gotong royong (Goro) massal perbaikan ruas jalan dilingkungan Pemerintah Kepenghuluan, Rabu (6/9/2023) sekitar 09.00 WIB.
Goro massal perbaikan jalan di pusatkan di Jalan Utama Teluk Piyai dengan cara ditimbun menggunakan tanah kuning campur batu kerikil dan pasir.
Tanah diangkut menggunakan mobil Pick-up dan mobil Coldisel lalu diserak kesetiap titik lobang diruas jalan utama Teluk Piyai kemudian diratakan dengan cara manual. Goro dipimpin langsung oleh Pj.Datin Penghulu Teluk Piyai, Lailatul Mardiah serta di ikuti sejumlah perangkat desa dan masyarakat setempat.
Perbaikan jalan ini dilakukan mengingat dalam waktu dekat memasuki musim penghujan, sehingga jika tidak diantisifasi sejak dini kerusakan ruas jalan akan semangkin rusak parah.
Pj Datin Penghulu Teluk Piyai, Lailatul Mardiah SPd mengatakan, goro massal dilakukan bertujuan mengantisifasi kerusakan ruas jalan semangkin rusak parah dimusim penghujan.
“Kita lihat saat ini di sepanjang ruas jalan utama Teluk Piyai ditemukan beberapa titik keruskan jalan. Kita lakukan Goro massal bersama warga dan perangkat desa melakukan perbaikan dengan dana swadaya,” kata Lailatul Mardiah.
Lanjut Datin Penghulu, di ruas jalan utama Teluk Piyai ditemukan padat rumah penduduk, jalan utama juga menjadi akses bagi masyarakat dalam mengeluarkan hasil pertanian dan anak-anak sekolah dalam menuntut ilmu. “Jalan utama ini urat nadi bagi masyarakat, setiap hari ramai dilintasi warga, baik yang sedang mengeluarkan hasil pertanian kebun sawit maupun anak-anak sekolah,” ujarnya.
Diuraikan Datin Penghulu, jalan utama dibangun pemerintah sudah sejak lama, namun bangunan yang terbuat dari beton semenisasi itu sudah mulai rusak karena belum pernah mendapat pemeliharaan dari pemerintah. “Jalan ini dibungun sejak tahun 1992 zaman Kabupaten Bengkalis, kemudian masuk lagi pembangunan tahun 2005 Kabupaten Rokan Hilir, kerusakan ruas jalan ini akibat termakan usia,” ujarnya.
Diuraikan Datin, sejam zaman Penghulu laman sudah sering mengajukan profosal permohonan pembangunan jalan utama Teluk Piyai, namun hingga saat ini belum mendapat pembangunan perawatan jalan dari pemerintah.
“Kita berharap dizaman kepemimpinan pak Afrizal Sintong jalan utama Teluk Piyai bisa mendapat pembangunan,” harapnya.
Diuraikan Datin, selama ini pemerintah Kepenghuluan Teluk Piyai bersama masyarakat dan pengusaha terus melakukan perawatan jalan secara swadaya. Akan tetapi, perbaikan jalan itu tidak dapat bertahan lama dan jalan rusak lagi.
“Perawatan jalan terus kita lakukan. Tapi tidak bertahan lama karena sifatnya swadaya, begitu diperbaiki, tidak lama jalan rusak lagi, jadi masyarakat berharap betul kepada pemerintah daerah agar bisa membangun jalan utama Teluk Piyai, terimakasih kepada masyarakat yang sudah kompak dan peduli terhadap lingkungan selama ini,” pungkasnya. (zul)
Pekanbaru Pos Riau