
KUANSING (pekanbarupos.co) — Musibah kebakaran hebat terjadi di Kota Telukkuantan tepatnya di Jalan Belibis tepatnya di pendakian depan SMK Negeri 1 Teluk Kuantan, Rabu (20/9) pukul 16.30 WIB. Musibah kebakaran tersebut menimpa bengkel Dewi Motor milik Juli Warmen (50) warga Jalan Belibis dan Willy Oktafian (38) pemilik Wisma Rani yang beralamat pendakian depan SMK N 1 Teluk Kuantan.
Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito membenarkan bahwa telah terjadi kebakaran yang bertempat di Bengkel Dewi Motor dan Wisma Rani, Kecamatan Kuantan Tengah, Rabu (20/9) pukul 16.30 WIB. “Akibat kebakaran itu, satu bengkel dan wisma terbakar,” kata Kapolres.
Sementara Kasat Reskrim Polres Kuansing AKP Linter Sihaloho mengatakan mengatakan api diduga berasal dari ruang lemer mesin yang adanya aktifitas pengelasan. “Sehingga menimbulkan percikan api dan mengenai minyak tanah untuk mencuci mesin yang dilemer,” katanya.
Menurut informasi yang dihimpun pihak kepolisian, kronologi kebakaran bermula Rabu (20/9) sekira pukul 15.30 WIB. Saat itu pemilik Bengkel Dewi Motor Juli Warmen (50) melakukan aktivitas pengelasan terhadap mesin lemer.
Masih kata Linter, yang mana didalam mesin lemer tersebut terdapat wadah yang berisi minyak tanah. Akibat pengelasan tersebut menimbulkan percikan api yang kemudian membesar membakar gudang onderdil. “Melihat api mulai membesar, kemudian saksi karyawan bengkel teriak dan masyarakat lainnya menghubungi Damkar Kuansing,” katanya.
Sekira pukul 15.45 WIB, katanya, tiga unit mobil Damkar Kuansing sampai di TKP dan langsung melakukan pemadaman. Dikarenakan cuaca panas dan adanya angin, api menyambar dan membakar kantin dan tiga buah kamar Wisma Rani yang berada di belakang bengkel. “Mobil Honda Jazz milik Willy Oktafian pemilik wisma juga terbakar di bagian belakang,” jelas AKP Linter.
Akibat kejadian kebakaran tersebut katanya, kedua korban mengalami kerugian materil yang hangus terbakar sehingga menelan kerugian diperkirakan mencapai sebesar Rp500 juta.
Akibat kejadian itu, polisi langsung melakukan pengamanan di TKP. Diantaranya dilakukan Aipda Bambang Eko, Aipda Sandi Kurniawan, Briptu Memed Ali Akja dan Personil Polsek Kuantan Tengah. “Proses pemadaman dilakukan dengan tiga unit mobil Damkar, personil dan masyarakat yang gotong royong memadamkan api,” katanya.(cil)
Pekanbaru Pos Riau