Senin , 29 Juni 2026
Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal Sik MH memberikan keterangan pers usai penabalan gelar adat Datuk Seri Jaya Setia Negeri.

Kapolda Riau Dianugerahi Gelar Datuk Seri Jaya Perkasa Setia Negeri

Irjen Pol M Iqbal: Selama Hayat di Kandung Badan, Saya Melayu Riau!

PEKANBARU (pekanbarupos .co) – Walau tidak dilahirkan di Bumi Lancang Kuning, Irjen Pol Mohammad Iqbal menegaskan dirinya adalah Melayu Riau. Sampai kapan pun, selama hayat di kandung badan.

Penegasan itu disampaikan Jenderal Bintang II ini usai prosesi adat penambalan gelar Datuk Jaya Perkasa Setia Negeri di Balairung Datuk Seri Tennas Effendi, Gedung Kerapatan Adat Melayu Riau, Jumat (29/09/2023).

Anugerah adat Datuk Jaya Perkasa Setia Negeri yang diberikan kepada Irjen M Iqbal karena Kapolda Riau berhasil mengayomi dan dan melindungi masyarakat dari berbagai tindak kejahatan.

Tidak itu saya, Jenderal Bintang II ini juga dianggap sukses meluncurkan berbagai aplikasi ”smartphone” dalam pelayanan kepada masyarakat, seperti ”Si Talam Manis”. Aplikasi ini memiliki 6 (enam) fitur pelayanan, di antaranya darurat kecelakaan lalu lintas.

Aplikasi ini menerima laporan atau aduan terkait kecelakaan lalu lintas secara pasti, tidak terjebak pada kebingungan untuk tempat mengadu.

Selain itu, Irjen M Iqbal juga sukses mengungkap peredaran gelap narkoba. Di awal dia di-”kembali”-kan lagi ke Riau, sebagai Kapolda, dia berhasil mengungkap 1.889 kasus narkoba. Artinya, setiap hari ada 3 kasus narkoba yang diungkap.

Upacara adat penabalan gelar Datuk Jaya Perkasa Setia Negeri untuk Irjen Pol M Iqbal dari LAM Riau. Sebagai ungkapan terimakasih itu, LAM Riau memutuskan memberikan penghargaan ”Datuk Jaya Perkasa Setia Negeri”.

Menanggapi hal ini, Irjen Pol M Iqbal dengan kerendahan hati berujar, ”sebenarnya bukan Riau, ataupun tokoh adat lewat LAM Riau yang berterimakasih kepada saya. Sebaliknya saya lah yang berterimakasih. Berkat doa dan dukungan masyarakat Riau semua saya bisa survive seperti saat ini,” tuturnya.

Datuk Jaya Perkasa Setia Negeri menambahkan, sejak 2000 dirinya sudah pengabdi sebagai perwira muda kepolisian di Bumi Lancang Kuning.

”Terimakasih hari ini sudah ditabalkan (dianugerahi, Red). Saya siap dan Insha Allah, sampai kapan pun. Selama hayat dikandung badan, Mohammad Iqbal adalah Riau, Mohammad Iqbal adalah Melayu, walau saya tidak dilahirkan di Bumi Lancang Kuning ini,” pungkasnya. (alz)

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *