
SIMPANGKANAN (pekanbarupos.co) — Jalan M Yazid Hamta tepatnya di jembatan 88 Kepenghuluan Baagan Nibung Kecamatan Simpang Kanan Kabupaten Rokan Hilir jadi langganan banjir setiap hujan lebat.
Meski sudah sering terjadi banjir di jalan, namun hingga saat ini pemerintah Kecamatan belum ada melakukan tindakan untuk mengatasi hal tersebut. Banjir disebabkan akibat meluapanya air parit dan sempitnya jembatan 88.
Salah seorang warga Simpang Kanan Bambang kepada awak media Posmetro Rohil mengaku prihatin atas kondisi jalan M.Yazid Hamta di jembatan 88 yang sering terjadi banjir akibat luapan air parit. “Tiap hujan lebat, air parit meluap ke badan jalan karena jembatan sempit dan tak mampu menampung derasnya aliran air,” kata Bambang kepada awak media Posmetro Rohil Kamis (26/10).
Akibat hal itu, kata Bambang aktifitas masyarakat terganggu karena tinghinya luapan air mencapai setengah meter dan derasnya air mengalir sehingga sulit dilalui oleh masyarakat baik pejalan kaki maupun kendaraan. “Lupaan air dijalan capai setengah meter dan itu sangat kencang alirannya jadi sangat berbahaya,” katanya.
Bambang menambahkan, meski sudah sering terjadi banjir akibat luapan air sungai dijembatan 88, namun pemerintah kecamatan maupun Kepenghuluan tidak ada reaksi untuk memperbaikinya. “Harusnya jembatan 88 itu diperbesar supaya air lancar dan tidak tersumbat serta melakukan normalisasi sungai,” ujar Bambang dengan nada kesal.(met)
Pekanbaru Pos Riau