INHU (pekanbarupos.co) — Terhitung dua hari terakhir bahan bakar minyak (BMM) Bio Solar di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau mulai langka.
Susahnya mendapatkan BBM solar dibenarkan dua orang pengelola SPBU di Kecamatan Rengat Barat. “Iya, sudah minggu ini kuota per SPBU dikitir sampai tgl 12/11/23 sama pertamina,” jawab pengelola SPBU dijalan lintas timur Pematang Reba, Anto, membenarkan.
Untungnya, kata Anto, ‘jatah’ dari Pertamina ke SPBU yang ia kelola tidak dikurangi, namun akibat pengurangan Kuota ke SPBU yang lain berakibat kendaraan lainnya akhirnya berebut ke Pematangreba.
“Kalau SPBU Pematang reba tidak dikurangi om, cuma SPBU yang lain dikurangi jatahnya. Klu kami masih biasa om, cuma lantaran SPBU lain banyak yg putus kendaraan menumpuk ke spbu pematang rebah,” papar Anto.
Seperti biasa, kata Anto, kuota BBM Solar bersubsidi dari Pertamina masih 48 KL per 24 jam. “Nanti jam 2 sore dah masuk minyak solar kami, dari depot Tembilahan, mobil gak putus antrian sampek minyaknya habis,” sambung Anto.
Selain di Pematang Reba, kekosongan BBM Solar bersubsidi di SPBU CODO Puncak Selasih dibenarkan Manager, Elga, karena ada pembatasan jatah dari Pertamina.
Sayangnya Elga tidak menyebut alasan Pertamina mengurangi ‘jatah’ ke SPBU CODO. “Mohon untuk informasi selanjutnya telfon call center pertamina pak di 135,” timpal Elga ditanya tentang alasan Pertamina mengurangi jatah.
Beda hal di SPBU Simpang PT KAT kecamatan Siberida. Menurut Manager, Iyal, hingga siang ini stock BBM Solar bersubsidi masih ready. “Masih ada,” singkat Iyal lewat seluler. (san)
Pekanbaru Pos Riau