Jumat , 17 April 2026

Diduga Problem Rumah Tangga, Suami Gantung Diri

Tim unit reskrim polsek Bagan Sinembah dan petugas Kesehatan puskesmas Bagan Batu saat melakukan evakuasi dan visum. met

BAGANBATU (pekanbarupos.co) — Warga masyarakat Perumnas Bagan Batu Kepenghuluan Bagan Batu  Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir  dihebohkan dengan adanya penemuan mayat laki- laki  gantung diri

Berdasarkan data yang dirangkum Posmetro Rohil dari Mapolsek Bagan Sinembah menerangkan, Penemuan mayat gantung diri tersebut terjadi pada Kamis 5/1/23 di Jalan Antara ( gang keluarga) Rt 01 Rw 07 Kepenghuluan Bagan Batu KecamatanBagan Sinembah.

Kapolsek Bagan Sinembah Kompol Jhon Firdaus saat dikonfirmasi Posmetro Rohil membenarkan adanya penemuan mayat gantung diri tersebut dengan korban bernama Rizal Hamdani (32) warga Jalan Antara Gang Keluarga Perumnas Bagan Batu.

“Benar, saat ini sudah dilakukan evakuasi dan olah TKP,” kata Kapolsek Kompol Jhon Firdaus.

Dijelaskan Kapolsek Jhon Firdaus, Kronologi penemuan mayat tersebut bermula Kamis tanggal 05 Januari 2023 Sekira pukul 18.30 Wib istri korban (saksi) Sri Ayu Lestari tiba dirumahnya yang beralamat di Jl. Antara RT. 001 RW. 007 Kepenghuluan Bagan Batu Kecamatan Bagan Sinembah bersama 2 (dua) orang anaknya.

Setibanya di rumah istri korban melihat keadaan pintu rumah sedang terkunci dari dalam. , Sepengetahuan saksi bahwa suami (korban) sudah terlebih dahulu pulang kerumah yang mana sebelumnya korban dan saksi sedang berada dirumah orang tua korban, melihat keadaan pintu yang terkunci dari dalam saksi Sri menggedor pintu sambil berteriak memanggil korban namun tidak ada sahutan dari dalam rumah.

Hal itu sehingga saksi Sri curiga dan berinisiatif mencongkel / merusak pintu rumah dari bagian luar agar dapat memasuki rumah, dan setelah saksi Sri berhasil memasuki rumah dan langsung masuk menuju kamar tidur dan saat itu pula saksi Sri bersama 2 (dua) orang anaknya melihat korban sudah dalam keadaan tergantung dengan menggunakan seutas tali,

Melihat hal tersebut saksi Sri yang dibantu oleh anaknya langsung menurunkan korban namun saat itu korban sudah tidak bernyawa, dan seketika membuat korban berteriak histeris hingga mengundang kedatangan tetangga / warga untuk melihat kejadian tersebut,

Kemudian  pada pukul 20.00 Wib piket Reskrim dan piket SPK Polsek Bagan Sinembah mendapat informasi tentang kejadian tersebut selanjutnya bersama-sama dengan tim dari Puskesmas Bagan Batu mendatangi TKP guna melihat keadaan mayat melakukan Visum et repertum.

Adapun hasil  visum atau keterangan dari Dokter Puskesmas Bagan Batu diantaranya
Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dijumpai darah yang keluar dari dalam telinga korban sebelah kanan.Dijumpai bekas sperma korban pada kemaluan dan celana dalam korban. Dijumpai lidah korban menjulur dalam keadaan tergigit dan  Dijumpai mayat dalam keadaan kaku.

Saat dikonfirmasi terkait motif bunuh diri, Pihaknya belum dapat merinci secara pasti namun hasil keterangan dari saksi yakni ayah korban dan istrinya bahwa sebelum bunuh diri korban sedang ada perselisihan rumah tangga.

Dan berdasarkan keterangan saksi  (ayah korban) menerangkan bahwa saksi baru saja menegur / memarahi korban dikarenakan memaksa anak laki-laki korban yang berusia 5 (lima) tahun agar ikut pulang bersama-sama dengan korban kerumah namun anak tersebut tidak mau pulang.

” Selanjutnya pihak keluarga membuat surat penolakan untuk tidak dilakukan dan tidak menuntut” Terang Kapolsek Jhon Firdaus.(met)

Tim unit reskrim polsek Bagan Sinembah dan petugas Kesehatan puskesmas Bagan Batu saat melakukan evakuasi dan visum. met

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *