Kamis , 25 Juni 2026

GSSB Ke-95 Wagubri Sambangi Dapur Jemaah

KAMPAR – Hadiri kegiatan Gerakan Sholat Subuh Berjemaah (GSSB) ke-95 di Mesjid Al Hidayah, Dusun Pulau Empat, Desa empat Balai Kecamatan Kuwok, Kabupaten Kampar. Sabtu (7/1), Wagubri Brigjen TNI (Purn) H Edy Natar Nasution sambangi dapur jemaah.

Kehadiran Wagubri di dapur jemaah tersebut, sempat membuat kaget ibu-ibu yang lagi asyik mempersiapkan masakan untuk jemaah. Pasalnya, ibu-ibu ini tak menyangka orang nomor dua di Provinsi Riau ini mau masuk ke dalam dapur yang kondisinya sedikit acak-adakan karena serakan peralatan dan bahan yang akan dimasak.

Kehadiran Wagubri beserta rombongan GSSB kali ini juga sedikit lebih cepat dari waktu sholat subuh masuk. Dimana Wagubri dan rombongan bergerak dari Pakanbaru menuju ke lokasi masjid sengaja menggunakan Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang yang dua hari lalu, baru saja diresmikan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Wagubri tiba di lokasi mesjid juga lebih dulu dari para pengurus masjid. Disaat tiba Wagubri disamhit seorang ibu-ibu yang sekaligus membawakan kunci mesjid yang mempersilahkan Wagubri untuk masuk ke Masjid.

“Silahkan pak, maaf kami sedang masak untuk sarapan jemaah di dapur” kata si ibu sambil pamitan kepada Wagubri kembali ke dapur.

Karena sebelumnya sudah melaksanakan sholat tahajud di kediaman dan menunggu waktu sholat subuh masuk, ide Wagubri timbul menghampiri dapur tempat ibu-ibu yang tadi bicara lagi masak untuk jemaah dengan mengajak benerapa orang dari rombongan.

“Kita lihat ibu ibu yang sedang masak untuk jemaah ini. Pasti mereka capek dan ngantuk, mudah mudahan dengan kita datangi sedikit bisa mengobati lelah mereka,” kata Wagubri.

Kedatangan Wagubri kedapur ini, selain kaget juga membuat bangga ibu-ibu ini. Karena, sedikitpun tidak terpikir oleh mereka Wagubri akan datang menghampiri mereka.

“Waduu Pak Wagub,, maaf ya pak, tempatnya kotor kotor pak,” kata salah seoramg ibu yang sedang mempersiapkan lontong untuk sarapan pagi.

Wagubri pun kembali menyapa dan mencoba berkomunikasi dengan ibu-ibu dengan mempersilahkan ibu-ibu terus melanjutkan pekerjaan memasak.

“Terimakasih ya buk,, ibu ibu sungguh luar biasa. Semoga apa yang ibu ibu lakukan ini Allah catat sebagai amal ibadah yang akan mengantarkan ibu ibu masuk ke Surganya Allah. Aminnn,,, kata Wagubri yang kuga disambut bacaan Aminn dari ibu ibu serentak.

Sebelum meninggalkan dapur untuk persiapan kembali ke Mesjid, Wagubri juga tidak lupa memberikan bantuan yang diharapkan bisa mebantu kebutuhan ibu-ibu.

“Ini sekedar tali asih dari saya, mudah mudahan capeknya sedikit terobati,” tutur Wagubri yang disambut gembira dan Terimakasih dari ibu-ibu.(dre)

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *