PEKANBARU, (pekanbarupos.co)– Berbagai kandidat yang digadang-gadang maju Pemilihan Gubernur Rau (Pilgubri) 2024 mendatang terus bermunculan dan jadi pembahasan berbagai kalangan di provinsi Riau.
Diantaranya, Syahrul Aidi yang saat ini kembali duduk di DPR-RI sesuai hasil
pilek 2024 lalu, selanjutnya Anggota DPR RI Abdul Wahid, mantan Gubrbernur Riau, H Edy Natar Nasution, Syamsurizal dan beberapa nama lainnya.
Dari beberapa kandidat tersebut, H Edy Natar Nasution termasuk salah satu sosok atau kandidat yang jadi perhitungan oleh masyarakat dan berbagai tokoh masyarakat untuk melanjutkan kepemimpinan Riau kedepan.
Hal itu, sesuai program yang digesa dan dilaksanakan Edy Natar sebelumnya yang dirasakan berpihak pada masyarakat. Termasuk sosok Edy Natar sosok Agamis yang terus memperjuangkan agama.
Ungkapan tersebut disampaikan salah seorang tokoh masyarakat Jawa asal Sumatera Anton S, jika Edy Natar Nasution Kandidat yang tepat melanjutkan memimpin Riau ke depan. Karena, selain memiliki pengalaman juga menimbang kelanjutan program-program yang telah direncanakan sebelumnya. Seperti pembangunan jembatan Sei Pakning Bengkalis yang sudah sangat ditunggu oleh masyarakat.
“Setau kita rencana tersebut terus berjalan. Dan program itu di zaman beliau juga lansung dibuat perencanaannya. Artinya tinggal melanjutkan,” katanya.
Belum lagi program lainnya terkait kepentingan masyarakat dan berkaitan dengan hak masyarakat yang sebelumnya terus ia perjuangkan dengan baik.
“Ya, kalo saya nilai, pak Edy Natar itu sosok pemimpin yang memiliki visi jauh ke depan. Beliau tokoh yang visioner dan mampu untuk membawa daerah Riau ini menjadi lebih maju lagi. Kita lihat, lima tahun duduk di pemerintahan, banyak ide dan gagasannya yang diadobsi dan diimplementasikan oleh Gubernur,” ujarnya.
Yang tak kalah pentingnya lagi, sambung Anton, upaya Edy Natar dalam membangun kepribadian dan akhlak masyarakat. Gerakan Sholat Subuh Berjamaah merupakan salah satu upaya untuk mencapai asa menjadikan manusia yang berakhlak dan berbudi luhur.
“Kita tak tau apakah beliau nanti maju atau tidak. Yang jelas beliau Dimata saya adalah sosok pemimpin yang ideal untuk Riau ke depan,” tutur Anton
Disisi lain, hal senada juga disampaikan salah seorang masyarakat Pekanbaru, H Muhammad Amirullah, jika Edy Natar Nasution juga merupakan sosok yang komitmen dan konsisten dalam menjalankan tugas. Hal itu terlihat selama dia menjabat mulai dari wakil
Gubernur, Plt Gubernur hingga Gubernur.
Meski benerapa bulan saja menjabat, namun dirasakan oleh masyarakat kebijakan dan perjuangan yang dilakukan.
“Beliau orangnya komitmen disetiap
yang disampaikan dan konsisten dalam bertugas maupun lainnya. Beliau orangnya disiplin, itu mungkin karena beliau juga seorang TNI yang selalu mengedepankan disiplin,” ujarnya.
Jadi katanya, sosok itu juga merupakan salah satu sikap yang dibutuhkan untuk memimpin Riau dan membawa Riau maupun masyarakat lebih maju kedepan.
“Kita melihat lansung beliau, contohnya saja dalam acara, beliau selalu hadir tepat waktu bahkan beliau datang lebih duluan dari tamu,” jelasnya.
Selain itu, ia juga yakin untuk Pilkada 2024 mendatang tidak semua kandidat yang bermunculan saat ini akan ikut pada perhelatan. Hal itu juga menimbang peraturan yang mewajibkan para kandidat mundur dari jabatan jika dalam menjabat.
Rata-rata kandidat yang digadang-gadangkan saat ini, baru saja terpilih dan baru akan duduk di DPR RI maupun lainnya. Sehingga itu juga menjadi salah satu keputusan cukup berat untuk maju Pilkada Riau 2024.
“Secara pribadi saya memprediksi akan berat, karena untuk bisa terpilih dan bisa menang pada pileg lalu bukan hal yang gampang. Lagian mereka juga akan lebih enak berada di Senayan yang juga bisa lebih leluasa membangun Riau,” tuturnya.(dre)
Pekanbaru Pos Riau