Jumat , 1 Mei 2026

Balita Diberi Obat Kadaluarsa, Dokter Ini Minta Maaf

INHU (pekanbarupos.co) — Seorang Balita di Indragiri Hulu (Inhu) Riau sepuluh hari meminum obat syrup penurun panas dan batuk yang sudah kadaluwarsa (expired).

Kejadian ini bermula ketika orang tua korban membawa anaknya berobat kesalah satu tempat praktek mandiri untuk mendapatkan kesehatan, namun malang malah menerima obat yang salah.

“Sempat sekitar sepuluh hari diminum, tapi anaknya tak kunjung sembuh,” sebut salah seorang rekan orang tua korban, inisial R, kepada Pekanbaru Pos.

Katanya, obat itu diketahui sudah kadaluwarsa setelah orang tua korban membuka kertas yang sengaja ditempel dalam botol syrup bertuliskan masa berlaku obat. “Sepuluh hari berobat gak ada perubahan sehingga orang tua korban membuka kertas yang ditempel dibotol obat sehingga diketahui kalau obatnya expired,” terang narasumber.

Dikonfirmasi terpisah, oknum dokter inisial A mengaku khilaf dan tidak sengaja memberi obat yang salah kepada pasien.

Oknum dokter inisial A ini mengaku khilaf memberi obat expired terjadi pada bulan Juli kemarin atau sekitar sebulan setelah masa berlaku obat, habis.

Bahkandokter pengalaman puluhan tahun melayani praktek mandiri ini bilang, obat demam itu diberi Apoteker setelah berdasarkan resep darinya. “Tapi yang pasti tetap saya yang salah, bukan karyawan saya,” jawab oknum dokter ini mengakui kesalahan.

Atas kejadian tersebut, kata oknum dokter, ianya sudah meminta meminta maaf kepada keluarga. “Saya sudah minta maaf, jika Bapak juga silahkan marahi saya, saya juga udah siap, karena saya benar-benar salah,” oknum dokter ngeles. (san)

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *