
Pengerjaan pemasangan paving block bangunan dari Pemkab Pelalawan di Ponpes Utsman Bin Affan Pangkalan Kerinci.
PANGKALANKERINCI (pekanbarupos.co)– Pondok Pesantren Utsman Bin Affan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan Riau, mendapatkan bantuan paving block. Bantuan dari Pemkab Pelalawan ini digunakan untuk jalan dan lapangan olahraga.
Atas bantuan yang diperjuangkan oleh anggota DPRD Pelalawan Faizal, SE, M. Si di masanya ini, pihak pondok menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih.
“Jazaakumullaahu khairan (Semoga Allah membalas pihak-pihak yang terlibat dengan bantuan ini dengan kebaikan) kepada semua pihak yang andil dalam bantuan ini, terutama pak Faizal yang telah memperjuangkannya dan Pemkab Pelalawan tentunya serta pihak lain yang tidak dapat disebutkan satu persatu,”ungkap Mudir Ponpes Utsman Bin Affan Ustadz Abdul Mughni berterima kasih serta mendoakan kebaikan untuk yang telah membantu paving block, kepada media ini Ahad (29/9/2024).
Menurut Ustadz Abdul Mughni hafizhohullah, paving blok bantuan tersebut dengan volume lebih kurang 500M², merupakan bantuan Pemkab Pelalawan melalui aspirasi salah seorang anggota DPRD Pelalawan Periode 2019-2024 Faizal, SE, M. Si.
“Paving block sangat berguna untuk memudahkan transportasi ke dalam lingkungan Ponpes,”imbuh Ustadz Abdul Mughni lagi sambil menambahkan sebelum dipasang paving setiap kali hujan maka halaman Ponpes yang beralamat di Jl. Datuk Engku Raja Lela, Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan Riau, atau belakang Pasar Baru sering becek sampai berhari-hari sehingga sulit untuk dilewati kendaraan.
“Jadi, alhamdulilah, setelah dipasang paving in syaa Allah halaman pondok juga bisa dipakai untuk hal-hal positif seperti olahraga dan lainnya,”beber Ustadz pemilik toko herbal Griya Hayami Pangkalan Kerinci ini.
Selain itu, Mudir Ponpes UBA Pangkalan Kerinci ini juga berharap bantuan dari para donatur, muhsinin untuk pembebasan untuk ananda perluasan lahan pondok.
“Kami juga berharap ada bantuan untuk pembebasan lahan sekitar pondok dan penambahan bangunan asrama,”ujarnya berharap.
Penambahan lahan serta asrama sangat urgen untuk kemajuan pondok dan sarana belajar santri lanjut Ustadz Abdul Mughni, karena keterbatasan tempat/kelas santri maka pihak pondok pun membatasi penerima santri baru.
“Aangkatan 2 hanya diterima sebanyak 25 orang terdiri putra 15 dan putri 10. Penyebabnya, ya karena terbatasnya ruang kelas sebagai tempat belajar. Sedangkan santri angkatan 1 berjumlah 29 santri dengan rincian putra 18 dan putri 11,” bebernya.
Sekilas disebutkan Abdul Mughni, Ponpes UBA merupakan lembaga pendidikan setingkat SMP/MTs.” Saat ini baru menerima santri setingkat MTs/SMP saja. In syaa Allah akan lanjut ke tingkat Salafi yah Ulya/ SMA/MA),”katanya.
Ponpes UBA sambung Ustadz Abdul Mughni berada berada dibawah Yayasan Pembinaan Mu’allaf Riau (YPMR). Yayasan yang lahir atas inisiator Ustadz Muhammad Gohan Matondang ini imbuh Mudir UBA telah mensyahadatkan lebih dari 700 Mu’allaf.
Dijelaskan, Ponpes UBA disamping beraqidah Salimah dan berakhlakul Karimah, lulusan Salafiyah Wustha/ Mts dan Salafiyah Ulya/ SMA/MA UBA diharapkan hafal 15 Juz Al-Qur’an, 200 Hadits Nabawi, dan menguasai Kitab-Kitab Silsilah Ta’lim Lughah Universitas Imam Muhammad Bin Saud Riyadh/LIPIA.(amr)
Pekanbaru Pos Riau