
Nelayan cilik, Rahmat Santoso (10) warga Kuala Kampar ini belum berhasil ditemukan.
KUALAKAMPAR (pekanbarupos.co) — Upaya pencarian terhadap nelayan yang hilang di Kuala Kampar dihentikan. Hal ini setelah lebih sepekan pencarian tidak membuahkan hasil. Keberadaan satu nelayan yang hilang Rahmat Santoso (10) masih misteri.
“Sampai saat ini belum ditemukan, jadi pencarian sudah dihentikan,”jelas Camat Kuala Kampar Elrasyidi Albi, S. Sos, menjawab media ini terkait usaha pencarian terhadap korban, nelayan yang yajg hilang, Senin (27/2/2023).
Adapun tim yang melakukan pencarian setelah kejadian itu dilaporkan sebut Camat, yakni Tim Basarnas, Pol air, Tagana, BPBD, Dishub dan masyarakat.
“Kalau tim sudah menghentikan pencarian. Paling kalau ada ya warga setempat lah,”imbuh Camat sambil berharap salah satu warganya yang hilang saat mencari ikan itu, tetap akan ditemukan dalam kondisi apapun untuk penghibur pihak keluarganya.
Sebelumnya, dua nelayan Ramli (55) dan Rahmat Santoso (10) hilang di laut. Warga Teluk Kelapa Kelurahan Teluk Dalam ini, menghilang saat menjaring ikan di perairan Tanjung Ungke Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan.
Diduga dihantam gelombang besar, sampan jongkong yang ditumpangi paman dan keponakan ini terbalik dan terseret gelombang laut.
Jasad Ramli berhasil ditemukan setelah sehari kejadian, Ahad (19/2/2023).
Ramli yang sudah tidak bernyawa lagi ditemukan warga di sekitar perairan Tanjung Sum. Jasad pria yang sudah membengkak ini diduga didorong arus pasang hingga mendekati perkampungan.
Namun sayang, meski upaya pencarian secara massal oleh tim gabungan, bocah malang, ponakan Ramli yakni Rahmat Santoso yang berusia 10 tahun masih menghilang bak ditelan laut.(amr)
Berita lengkapnya baca harian Pekanbaru Pos edisi Selasa (28/2).
Pekanbaru Pos Riau