
Rakor Persiapan Pelaksanaan Kampanye Rapat Umum Paslon
KUANSING (pekanbarupos.co) — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau Irjen Pol Muhammad Iqbal menyampaikan pesan moral kepada pasangan calon (Paslon) Pilkada Kuansing agar bertanding dengan fair play dan berkompetisi dengan baik.
“Jangan paksa saya tampil sebagai penegak hukum,” tegas Kapolda Irjen Pol Muhammad Iqbal saat rapat koordinasi persiapan pelaksanaan kampanye rapat umum pasangan calon, di ruang multimedia bersama, Forkompinda, KPU, Bawaslu dan Pemkab Kuansing, Selasa (19/11).
Kedatangannya ke Kuansing lanjut Kapolda, memberikan motivasi kepada Pemda dan penyelenggara pemilu. Ia mengatakan kolaborasi adalah solusi paling jitu dalam menyukseskan Pilkada serentak.
“Marilah kita bergandengan tangan untuk menciptakan Pilkada yang damai dan sejuk di Kuansing,” Ajak Kapolda.
Ia juga memerintahkan semua jajaran Polres di Riau untuk bekerja dengan sungguh-sungguh dan menjaga netralitas. Bahkan akan mencopot jabatan anggota yang melanggar.
“Jangan sampai berpihak. Kalau saya tau, saya akan tindak tegas dan proses pidananya,” ujar M Iqbal.
Menurut Kapolda perpolitikan di Kabupaten Kuansing ibarat seperti “martabak” hangat tetapi manis. Artinya, hangat biasa dalam politik. Tetapi tentu saja tidak berbuntut pada kericuhan, melainkan tetap sejuk, aman dan damai seperti martabak yang manis.
“Martabak itu kalau dingin tak enak, tapi hangatnya manis. Insya Allah dingin pada waktunya,” katanya.
Menurut Kapolda, kondusifitas Pilkada tergantung semua komponen. Paslon, KPU, Bawaslu, perangkat daerah termasuk anggota Polri yang ada di Polres Kuansing.
“Kekuatan kita itu bukan di KUHP, senpi tapi komunikasi. Saya yakin, kita yang hadiri disini adalah orang-orang yang bisa mendinginkan. Sehingga nanti endingnya masyarakat akan tetap kondusif, damai,” lanjutnya.
Ia mengaku datang ke Kuansing sebagai sahabat. Sahabat bagi semua Paslon yang menjadi kontestan, KPU, Bawaslu, maupun pemerintah daerah.
Namun disisi lain, dia sebagai anggota Polri memiliki tugas sebagai penegak hukum. Karena itu, dia tidak menginginkan saat dia datang ke Kuansing kembali berada pada posisi penegak hukum.
Karena itu, Kapolda mengajak semua komponen untuk saling bersinergi agar pelaksanaan Pilkada Kuansing, aman, sejuk dan damai.
Politik, kata M Iqbal adalah sarana edukasi bagi semua masyarakat dalam demokrasi. Wujud nyatanya, dalam konteks Pemilu. Karenanya semua Paslon harus berkompetisi secara sehat, sesuai aturan dan koridor yang ada.
Dalam pertemuan itu, Jendral bintang dua itu menekankan jangan sampai ada logistik yang terlambat sampai ke TPS seperti Pemilu lalu.
“Kalau ada kesulitan, minta bantu pada personel saya,” ujarnya.
Untuk pelaksanaan Pilkada, Polda Riau menambah 90 orang personel Brimob dan Samapta Polda Riau.
Sementara Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito SIK MH mengatakan, saat ini tinggal beberapa hari Pilkada 2024.
Polres Kuansing, KPU, Bawaslu, TNI, Paslon melalui LO Paslon terus melakukan koordinasi persiapan termasuk rapat umum Paslon.
Sesuai jadwal, rapat umum dimulai 20 November 2024 dengan dimulai dari paslon urut 1, H Suhardiman Amby – H Mukhlisin (SDM).
Dilanjutkan jadwal paslon urut 2, Dr Adam SH MH – H Sutoyo (AYO) pada 23 November 2024. Kemudian paslon urut 3, H Halim-Sardiyono pada 22 November 2024 yang semuanya di gelar di Lapangan Limuno Teluk Kuantan.
Untuk pengamanan Pilkada, Polres mengerahkan 560 orang personel yang terdiri dari Polres, TNI, Satpol PP, Dishub, Naked dan BPBD Kuansing yang jumlahnya bisa bertambah.
Pertemuan itu, di hadiri ketiga Paslon, Ketua KPU Kuansing Wawan Ardi, Ketua DPRD H Juprizal, Forkompinda, PJs Bupati Sri Sadono Mulyanto, Pj Sekda H Fahdiansyah serta dinas dan badan terkait. (cil)
Pekanbaru Pos Riau