
Petugas BPBD Kuansing melakukan evakuasi warga di Desa Lubuk Ramo Kecamatan Kuantan Mudik.
KUANSING (pekanbarupos.c0) — Selain merendam puluhan rumah, banjir bandang yang melanda Kecamatan Kuantan Mudik juga membuat akses jalan antar kecamatan Putus.
“Jalan utama dari Pucuk Rantau menuju Kuantan Mudik putus. Karena di jalan arus banjir deras saat ini,” kata Ketua BPBD Kuansing Yulizar kepada wartawan kemarin.
Bahkan ketinggian air katanya, lebih dari satu meter. Selain itu, aliran banjir juga cukup deras sehingga jalan tak bisa dilalui kendaraan.
Mendapat informasi Kalaksa BPBD Kuansing Yulizar bersama Satgas BPBD Kuansing bergerak cepat menuju lokasi banjir di Desa Pantai dan Desa Lubuk Ramo Kecamatan Kuantan Mudik.
“Saya bersama anggota sudah turun ke TKP pagi ini langsung,” kata H Yulizar.
Saat ini, kata Yulizar, pihaknya belum dapat mendata, jumlah rumah yang terdampak banjir. Namun dapat dipastikan akses jalan dari Kecamatan Pucuk Rantau menuju Kecamatan k
Kuantan Mudik terputus oleh banjir.
Sementara Ketua BPD Desa Lubuk Ramo, Yunus, dikonfirmasi media via telepon seluler menjelaskan, ada ratusan rumah warga yang terendam banjir akibat luapan Sungai Batang Petai sejak pukul 04.00 WIB pagi.
Ia merincikan di Desa Pantai ada sekitar 100 unit termasuk fasilitas umum seperti kantor desa. Sementara di Desa Lubuk Ramo ada sekitar 50 unit rumah warga yang terendam banjir.
“Rumah yang terdampak mencapai ratusan la,” ujar Yunus.
Ia menegaskan, dalam peristiwa banjir tersebut tidak ada korban jiwa. Kondisi saat ini, warga masih memilih bertahan di rumahnya menunggu air surut.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, warga masih memilih untuk bertahan di rumahnya menunggu air surut. mudah-mudahan air cepat surut,” jelasnya.(cil)
Berita lengkapnya baca harian Pekanbaru Pos edisi Senin (13/3).
Pekanbaru Pos Riau