Jumat , 28 Agustus 2026

Pelaku Melarikan Diri, Polisi Bakar Lima Rakit Peti di Desa Gunung Kesiangan Benai

KUANSING (pekanbarupos.co)– Polsek Benai melakukan penertiban terhadap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Gunung Kesiangan, Kecamatan Benai, Minggu (9/2/2025) pukul 14.00 WIB.

Aksi penertiban praktik ilegal tersebut  dipimpin Kanit Reskrim Polsek Benai, Aipda Ary Army RP, bersama dua personel lainnya, yaitu Aiptu Ade Irwandi dan Brigadir Deca M Kawi.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Angga F. Herlambang melalui Kapolsek Benai IPDA Hainur Rasyid menyampaikan penertiban ini dilakukan berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat mengenai dugaan aktivitas PETI di daerah tersebut.

“Menindaklanjuti informasi itu, tim opsnal Polsek Benai bergerak ke lokasi,” ujar Kapolsek.

Setibanya di lokasi, petugas menemukan lima unit rakit Peti yang tersebar di berbagai titik dengan jarak yang cukup berjauhan. Namun, tidak ditemukan adanya pekerja yang beraktivitas di tempat tersebut.

“Diduga para pelaku sudah terlebih dahulu mengetahui kehadiran petugas sehingga mereka melarikan diri sebelum operasi dimulai,” katanya.

Guna mencegah aktivitas ilegal ini terus berlanjut, katanya, petugas kemudian melakukan pengintaian di sekitar lokasi dengan harapan dapat menangkap para pelaku yang kembali beroperasi.

“Namun, setelah menunggu beberapa waktu, tidak ada pelaku yang muncul di lokasi,” katanya.

Mengingat pentingnya upaya penegakan hukum dalam memberantas PETI, lanjutnya, petugas akhirnya mengambil langkah tegas dengan melakukan pengrusakan terhadap peralatan yang ditemukan.

“Sebagai bentuk tindakan tegas, kami melakukan pengrusakan terhadap lima unit rakit Peti dengan cara membakar dan menghancurkan mesinnya. Ini sebagai peringatan agar aktivitas ilegal ini tidak terus berlangsung,” ujar Kapolsek.

Selain itu, Polsek Benai juga memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar tidak terlibat dalam aktivitas Peti. Warga diminta untuk bekerja sama dengan pihak kepolisian dengan segera melaporkan apabila menemukan adanya kegiatan pertambangan ilegal segera laporkan.

Penertiban Peti di Desa Gunung Kesiangan ini menghadapi beberapa kendala, di antaranya medan yang sulit diakses.

“Untuk mencapai lokasi rakit, petugas harus melewati area rawa yang berlumpur. Selain itu, jumlah personel yang terbatas serta minimnya peralatan pendukung menjadi tantangan dalam pelaksanaan tugas ini,” katanya.

“Kita akan terus melakukan patroli dan pemantauan di wilayah rawan aktivitas PETI guna menekan praktik pertambangan ilegal yang berpotensi merusak lingkungan dan merugikan masyarakat,” pungkas Kapolsek.(cil)

 

About Syaifullah Syaifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *