
KUANSING (pekanbarupos.co) – Derajat anak yatim piatu dan kaum dhuafa teramat mulia di hadapan Allah SWT. Di bulan suci ramadhan ini, setiap muslim diperintahkan untuk peduli terhadap mereka.
Berawal dari itu lah, di momen bulan suci ramadhan yang penuh berkah ini, Polres Kuansing melaksanakan buka puasa bersama anak yatim dan kaum dhuafa, Rabu (5/3/2025)
Bukber personel Polri dengan anak yatim berlangsung di halaman Polsek Kuantan Tengah. Turut hadir, Kapolres AKBP Angga F Herlambang, Wakapolres Kompol Novaldi, Kabag Ops Kompol Teguh Wiyono, Kapolsek Kuantan Tengah Kompol Subagja, pejabat utama Polres Kuansing dan anggota.
Dalam arahannya, Kapolres Kuansing AKBP Angga F Herlambang mengungkapkan, acara berbuka puasa bersama dengan anak yatim dan kaum dhuafa ini sebagai sarana memperkuat silaturahmi anggota Polri, anak yatim, kaum dhuafa maupun dengan ulama.
“Alhamdulilah kita bisa berbagi dengan anak yatim dan kaum dhuafa lebih kurang 35 orang,” ujar Kapolres.
Selain itu kata Kapolres, kegiatan buka bersama ini untuk meningkatkan iman dan takwa personel Polres Kuansing di bulan ramadhan.
“Nanti ada tausiah yang disampaikan pak Ustadz Lasmiadi. Saya berharap dapat diresapi untuk menambah khazanah ilmu agama kita,” ujarnya.
Perwira melati dua di pundak itu juga menyampaikan pentingnya mengamalkan nilai-nilai keagamaan selama bulan ramadan, seperti berbagi, tolong menolong dan berdoa.
“Mari kita tingkatkan kualitas ibadah kita selama bulan suci Ramadan,” ajaknya.
Sebelum waktu berbuka, ustadz Lasmiadi memberikan tausiah tentang hikmah bulan suci ramadhan, termasuk ajakan memperbanyak ibadah dan sedekah sebagai pelebur dosa.
Menurutnya, puasa ramadan merupakan rukun Islam yang harus dilaksanakan dengan penuh kesungguhan bagi kaum muslimin. Namun masih ada yang belum menyadari sepenuhnya akan kewajiban puasa tersebut.
“Sebagian orang beranggapan ibadah bukan kebutuhan hidup, tapi justru dianggap suatu beban hidup,” katanya.
Masih kata ustadz Lasmiadi, Allah SWT memerintahkan agar kita beribadah kepadaNya bukan berarti Allah SWT membutuhkan pengabdian kita, tapi karena Allah sayang kepada kita.
“Justru kita membutuhkan ibadah itu, baik untuk kehidupan di dunia maupun untuk kehidupan di akhirat berupa pahala yang telah dijanjikan Allah SWT,” ujarnya.(cil)
Pekanbaru Pos Riau