Jumat , 1 Mei 2026

Sandang Datuk Bandar Setia Amanah, Agung Nugroho Janji Pembangunan Pekanbaru Berpondasi Budaya Melayu

PEKANBARU (pekanbarupos.co)- Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar resmi menerima gelar dari Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Pekanbaru. Jumat (20/6/2025) di gedung LAMR Pekanbaru.

Agung Nugroho diberikan gelar sebagai Datuk Bandar Setia Amanah. Sedangkan Markarius Anwar diberikan gelar adat Datuk Muda Bandar Setia Amanah. Dimana gelar tersebut ditabalkan lansung oleh Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Pekanbaru, Datuk Seri Rizki Bagus Oka, didampingi pemangku adat LAMR lainnya,

Datuk Seri Rizki mengatakan, gelar adat ini diberikan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan gebrakan yang dilakukan Agung dan Markarius selama 100 hari memimpin Kota Pekanbaru.

“Pak Wali dan Pak Wawako dinilai telah menunjukkan semangat membangun kota, terutama soal penurunan tarif parkir dan ketegasan dalam menertibkan baliho,” ujarnya.

Ia mengharapkan, dengan penabalan gelar ini juga mampu mendorong pimpinan Pekanbaru dalam melangkah kedepan. Terutama dalam mengedepankan adat maupun budaya melayu.

“Khususnya menjadi sosok pemimpin amanah, dan terus membesarkan budaya melayu dimana pun berada,”
Tuturnya.

Sementara Agung Nugroho mengatakan, akan membawa dan menjaga gelar yang diberikan ini sebaik mungkin dan sesuai harapan pemangku adat maupun masyarakat melayu.

Ia mengakui, jika gelar itu merupakan sebuah hal yang sakral dan bertanggung jawabnya, namun ia komitmen akan menjaga kepercayaan sebaik mungkin.

“Gelar ini adalah amanah yang sangat berat bagi kami. Terlebih secara usia, kami masih tergolong muda dan belum banyak makan asam garam kehidupan. Namun kami akan terus berupaya menjaga dengan sebaik mungkin,” katanya

Selain itu ia juga mengatakan, Gelar ini bukan sekadar penghargaan simbolik. Melainkan, gelar adat ini merupakan tanggung jawab besar untuk memimpin dan menjaga marwah Kota Pekanbaru.

Ia juga terima kasih dan apresiasi kepada seluruh tokoh adat, para datuk, tetua, dan masyarakat Kota Pekanbaru atas kepercayaan yang diberikan. Ia juga memohon bimbingan agar dapat menunaikan amanah ini dengan sebaik-baiknya.

“Banyak pemimpin sebelumnya telah menorehkan sejarah dan menunaikan amanahnya. Kini giliran kami. Kota Pekanbaru yang kita cintai ini memiliki tantangan yang besar, tetapi juga harapan yang jauh lebih besar,” tuturnya.

Agung menegaskan komitmen pemerintahannya untuk menjadikan nilai-nilai budaya Melayu sebagai fondasi pembangunan kota. Visi yang diusungnya adalah menjadikan Pekanbaru sebagai kota berbudaya, maju, dan sejahtera, dengan nilai Melayu sebagai jati diri utama.

“Kemajuan yang kita bangun tidak boleh tercabut dari akar. Maka nilai-nilai Melayu yang berakar kuat dari ajaran Islam akan menjadi semangat utama pembangunan Kota Pekanbaru,” katanya.

Sebagaimana diketahui, penabalan gelar pada walikota dan wakil walikota Pekanbaru ini cukup bersejarah di kota Pekanbaru. Pasalnya, dihadiri ribuan masyarakat.

Sesuai data diperkirakan lebih kurang 10 ribuan dari berbagai wilayah kota Pekanbaru. Di mana hal ini juga merupakan keinginan masyarakat sendiri yang sebelumnya telah memberikan kepercayaan pada Agung Nugroho untuk membawa kota Pekanbaru lebih baik.(dre)

About Syaifullah Syaifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *