BAGANBATU (pekanbarupos.co) – Guna memastikan, Program Ketahanan Pangan (Ketapang) tahun 2024 aman , Penghulu Meranti Makmur Kecamatan Bagan Sinembah Ronald Marpaung rutin melakukan pengecekan.
Hal itu disampaikan Penghulu Ronald Marpaung disela- sela pengecekan program Ketapang di Jln.MT Haryono Dusun Rejo Sari bersama awak media Posmetro Rohil. Sabtu (19/7).
Disampaikan Penghulu, bahwa Program ketapang tahun 2024, Pemerintah Kepenghuluan Meranti Makmur telah membeli Sapi sebanyak 10 ekor dan Kambing 18 ekor yang dikelola oleh warga dengan sistem penggemukan.
“Program Ketapang ini mulai dikerjakan pada bulan November 2024,” kata Ronald Marpaung.
Lanjut Ronald, untuk program Ketapang tahun 2025 ini, sesuai juknis DD bahwa program Ketapang dikelola oleh pihak BUMDes dan pihaknya belum menyerahkan mengingat Program BUMDes tahun sebelumnya tidak berjalan.
“Dana program Ketapang tahun 2025 ini belum kita ambil dan belum kami serahkan ke BUMDes. Masih akan kita lakukan musyawarah dulu, karena program BUMDes lalu tidak berjalan dan kita tidak mau menanggung resiko besar,” kata Penghulu.
Penghulu mengaku, untuk program DD tahap I tahun 2025 Pemerintah Kepenghuluan Meranti Makmur telah merealisasikan Dana Desa sesuai aturan dan petunjuk teknis (teknis) seperti untuk program BLT, pengerjaan drainase,pagar kantor Kepenghuluan, pembayaran insentif posyandu,PKK dan lainnya.
“Tinggal program Ketapang yang belum kita ambil, mungkin di tahap 2 nanti akan kita serahkan,” kata Penghulu.
Ronald Marpaung menambahkan, selama Ia menjabat sebagai Penghulu definitif, kemajuan desa Meranti Makmur mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat seperti listrik di Dusun Rejosari ini.
“Berkat perjuangan kami, tiang PLN dan travo sudah dipasang dan sekarang arus listrik tidak merlep lagi seperti sebelumnya,” ujar Penghulu diamini pengelola Ketapang Dimas Yogi.(met)
Pekanbaru Pos Riau