Selasa , 21 April 2026

Bupati: Sinergi Antara Pemkab, Forkopimda dan Masyarakat Kunci Utama Tekan Karhutla

PEKANBARU (Pekanbarupos.co)– Apel Gelar Pasukan Nasional Kesiapsiagaan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) digelar, Kamis (5/3/2026), di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi dan kesiapan seluruh unsur dalam mengantisipasi potensi Karhutla, khususnya di wilayah Provinsi Riau.

Apel dihadiri Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jendral TNI (Purn) Djamari Chaniago, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto.

Turut hadir Gubernur Riau SF Haryanto, Kapolda Riau, Ketua DPRD Riau, unsur Forkopimda Riau, serta para Bupati dan Wali Kota se-Riau, Kapolres dan Dandim se-Riau.

Sementara dari Kabupaten Kuansing hadir Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, Dandim 0302/Inhu–Kuansing Letkol Arh Bangun Bara Kurniawan Pranowo, Kepala BPBD Kuansing H Yulizar, Plt Kepala Satpol PP Rio Kasyter Wandra, Kabag Umum Deswan Antoni, serta Sekretaris Kominfo Hevi H Antoni.

Bupati Kuansing, Suhardiman Amby, menegaskan bahwa apel kesiapsiagaan ini sangat penting sebagai langkah awal dalam mencegah terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan.

“Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Karhutla ini sangat penting sebagai bentuk komitmen dan langkah awal kita dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” ujar Suhardiman.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, BPBD, serta seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan angka Karhutla di Riau, termasuk di Kuantan Singingi.

Sementara itu, Menko Polkam Jendral TNI (Purn) Djamari Chaniago menegaskan antisipasi dini merupakan hal yang sangat krusial dalam penanggulangan Karhutla.

“Antisipasi sejak dini sangat penting. Saya meminta kepada seluruh gubernur, bupati, wali kota, serta perusahaan pemegang konsesi untuk berpartisipasi aktif dan melakukan langkah-langkah konkret guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” tegasnya.

Ia juga meminta peran aktif media massa dalam menyampaikan informasi yang akurat dan terus mengimbau masyarakat mengenai bahaya serta dampak kebakaran hutan dan lahan.

“Media juga harus ikut berperan aktif menyampaikan informasi aktual dan mengedukasi masyarakat tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan,” tambahnya.

Apel gelar pasukan ini diharapkan mampu memperkuat kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta meningkatkan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi musim kemarau yang berpotensi memicu terjadinya Karhutla di wilayah Riau.(cil)

About Syaifullah Syaifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *