KSOP Selatpanjang Jamin Keselamatan Penumpang
MERANTI (pekanbarupos.co) – Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Selatpanjang memprediksi puncak arus balik lebaran di Pelabuhan Tanjung Harapan akan terjadi dua hari yakni Sabtu, 29 April 2023 dan Minggu, 30 April 2023.
Menurut Kepala KSOP Kelas IV Selatpanjang Leonard Natal Siahaan prediksi lonjakan penumpang akan terjadi pada akhir pekan ini yakni Sabtu dan Minggu. Hal itu merujuk dari pernyataan pemerintah pusat yang memperpanjang masa cuti idul fitri.
“Saat ini arus mudik lebaran masih fluktuatif. Kemungkinan lonjakan arus balik lebaran akan terjadi pada akhir pekan ini,” ujarnya saat diwawancara di Pelabuhan Tj Harapan Selatpanjang, Kamis (27/4/23).
Untuk mengantisipasi itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh operator kapal untuk mendatangkan kapal lainnya jika jumlah penumpang nantinya mengalami penumpukan.
“Jadi penumpang yang belum mendapatkan tiket bisa dibawa menggunakan kapal lainnya, sehingga semuanya dapat terlayani dan sampai kewilayah tujuan,” tuturnya.
Dijelaskannya, sejak arus mudik lebaran jumlah armada saat ini sudah dilakukan penambahan yakni 14 armada kapal ferry dan 7 speedboat.
“Untuk armada kapal sudah mencukupi,” paparnya.
Ia menjabarkan, dari rekapitulasi jumlah penumpang naik maupun turun angkutan laut di Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang pertanggal 24 April 2023 1,758 penumpang turun dan 2,636 penumpang naik, pertanggal 25 April 2023 1,801 penumpang naik dan 2,850 penumpang turun, pertanggal 26 April 2023 1,137 penumpang naik dan 2,739 penumpang turun, perhari ini 27 April 2023 hingga pukul 13.00 jumlah penumpang naik 1.557 dan 658 penumpang turun.
Leonard menyebutkan, hingga saat ini situasi Pelabuhan Tanjung Harapan dalam kondisi kondusif. Jajarannya telah bekerjasama dengan seluruh instansi lainnya dengan mendirikan posko penjagaan dan pengamanan lebaran.
“Kami selalu berkoordinasi dengan instansi terkait. Meskipun jumlah penumpang saat ini fluktuatif, namun seluruh petugas tetap melakukan penjagaan dan pengamanan di posko,” jelasnya.
Selaras itupula, ia mengimbau kepada para penumpang dan nahkoda kapal untuk mengutamakan keselamatan. Tidak memaksakan diri jika kapal sudah dalam kondisi melebihi kapasitas.
“Seluruh pihak harus bekerjasama. Disini kami dan instansi lainnya akan menjamin seluruh penumpang terlayani dengan baik hingga selamat sampai ke daerah tujuan,” tutupnya. (dam)
Berita lengkapnya baca harian Pekanbaru Pos edisi Jumat (28/4).
Pekanbaru Pos Riau