Kamis , 25 Juni 2026
Tim medis Balai Jaya dan Unit Reskrim Polsek Bagan Sinembah didampingi Bhabinkamtibmas saat melakukan Visum et refertum. met

Lagi, Warga Balai Jaya Ditemukan Gantung Diri

Diduga Frustasi Akibat Sering Bertengkar dengan Pacar Sesama Jenis

BALAIJAYA (pekanbarupos.co) — Lagi…!  warga  Balai Jaya dihebohkan dengan adanya penemuan mayat gantung diri. Korban diketahui bernama ES (27) warga Dusun Kayangan RT 012 RW 04 Kepenghuluan Balai Jaya Kecamatan Balai Jaya Kabupaten Rokan Hilir.

Informasi yang diperoleh awak media Posmetro Rohil dari Mapolsek Bagan Sinembah menyebutkan kasus bunuh diri tersebut terjadi pada Ahad (7/5) sekira pukul 12.30 wib. Korban pertama kali diketahui oleh ibu kandung korban bernama Narni.

Kapolsek Bagan Sinembah Kompol Jhon Firdaus A.Mk didampingi Kanit Reskrim Iptu Rerlanda Oktora S.Tr.K SIK saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian perkara bunuh diri tersebut.

“Hasil analisa berdasarkan keterangan para saksi beserta ibu korban motif bunuh diri diduga akibat korban prustasi karena bertengkar dengan  pacarnya sesama jenis yang berinisial Put sehingga korban mengambil jalan pintas dengan cara gantung diri,” ungkap Kapolsek Bagan Sinembah Kompol Jhon Firdaus A.Mk.

Dijelaskan Kapolsek, kronologi penemuan mayat gantung diri tersebut berawal pada hari Minggu ( 07/5/2023) Sekira pukul 12.30  Wib saksi (ibu korban) Narni hendak pulang ke rumah dari rumah  kakaknya yang jaraknya kurang lebih 20 meter untuk memberi makan korban dan nenek korban yang saat itu berada di dalam rumah. Akan tetapi setelah membuka pintu rumahnya, ibu korban terkejut  melihat korban telah tergantung diri dengan menggunakan tali Nilon di ruang tamu.

Dan saat itu Ia langsung menjerit dan memanggil  saksi Sugiat (sepupu korban) , lalu bersama Istrinya  langsung datang dan kemudian menurunkan korban dengan cara memotong tali, lalu memberitahukannya kepada keluarga dan  tetangga di sekitar.

Selanjutnya piket Reskrim  dan Bhabinkamtibmas Kepenghuluan  Balai Jaya mendapat informasi tentang kejadian tersebut dan kemudian  bersama-sama dengan tim dan Nakes dari Puskesmas Balai jaya mendatangi TKP guna melihat keadaan mayat kemudian melakukan Visum et repertum.

Adapun hasil visum yang dilakukan tim Nakes tersebut tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dijumpai air seni korban pada area celana dalam dan lantai tempat dimana korban tergantung. Dijumpai bekas tali pada leher Korban dan dijumpai mayat dalam keadaan kaku.

“Korban sudah diserahkan kepihak keluarga dan keluarga juga sudah membuat surat Penolakan untuk tidak dilakukan otopsi dan tidak menuntut,” jelasnya.(met)

Berita lengkapnya baca harian Posmetro Rohil edisi Senin (8/5).

 

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *