PEKANBARU (Pekanbarupos.co) — Wakapolda Riau Brigjen Pol Dr Hengki Haryadi, SIK, MH pimpin upacara HUT Bhayangkara ke 80 di halaman Mapolda Riau, Rabu (1/7).
Dalam amanatnya Wakapolda Riau mengucapkan selamat hari Bhayangkara ke-80 pada seluruh keluarga besar Polri khususnya jajaran Polda Riau.
Ia juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas dedikasi loyalitas serta kerja keras seluruh personil dalam menjaga keamanan menegakkan hukum dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat
Tema HUT ke-80 Bhayangkara tahun ini mengabdi Polri untuk masyarakat mengandung makna bahwa seluruh pelaksanaan tugas Polri harus selalu berpijak pada kepentingan masyarakat.
“Keberhasilan Polri bukan hanya diukur dari penegakan hukum tetapi juga dari sejauh mana masyarakat merasakan kehadiran Polri,” katanya.
Hari Bhayangkara ini juga menjadi kesempatan untuk mensyukuri berbagai capaian yang telah diraih Polda Riau. Salah satunya adalah tanda kehormatan Nugraha Sakanti sebuah kehormatan yang mencerminkan pengakuan negara atas dedikasi loyalitas dan kinerja seluruh Polda Riau
Sebanyak 36 Polda di Indonesia, hanya 10 Polda mendapatkan penghargaan Nugraha Sakanti dan salah satunya adalah Polda Riau.
“Penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir melainkan amanah yang harus dijaga melalui peningkatan kinerja penguatan integritas serta pengabdian yang semakin nyata bagi masyarakat bangsa dan negara,” katanya.
Di tengah dinamika geopolitik global perkembangan teknologi, ancaman kejahatan cyber kejahatan transnasional serta meningkatnya ekspektasi masyarakat katanya, Polri dituntut untuk semakin adaptif prediktif dan profesional dalam setiap pelaksanaan tugas sejalan dengan arang presiden Republik Indonesia.
“Polda Riau juga terus mendukung beragam program strategis nasional,” katanya.
Polda Riau juga terus mendukung program pemerintah melalui pembangunan MBG guna menyelesaikan program makan bergizi gratis memperkuat program ketahanan pangan nasional melalui penanaman jagung di berbagai wilayah.
“Serta pembangunan infrastruktur sosial berupa 110 jembatan yang telah selesai dibangun untuk membuka akses,” katanya.
Seluruh program tersebut menunjukkan bahwa tugas Polri saat ini tidak hanya menjaga keamanan tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan percepatan pembangunan nasional.
“Tantangan tugas Polri ke depan akan semakin kompleks seiring berkembangnya dinamika kejahatan kemajuan teknologi dan meningkatnya harapan masyarakat terhadap pelayanan publik,” katanya
Ia mengajak seluruh jajaran Polda Riau untuk berpedoman pada hal-hal sebagai berikut, pertama terus memperkuat reformasi internal menuju institusi Polri yang profesional transparan.
Kedua, tingkatkan profesionalisme dalam setiap pelaksaaan tugas dengan memberikan pelayanan yang cepat humanis berkeadilan.
Tiga, tingkatkan kompetensi dan kapasitas sumber daya manusia agar mampu menghadapi perkembangan ancaman yang semakin kompleks adaptif terhadap kemajuan teknologi.
Keempat, bangun organisasi yang modern prediktif, responsif dan kolaboratif sehingga mampu menjawab dinamika lingkungan strategis serta memberikan solusi atas setiap permasalahan tingkatkan kepercayaan masyarakat.
“Tentu melalui kinerja yang profesional komunikasi publik yang baik respon cepat terhadap setiap pengaduan serta menjadikan integritas dan pengabdian sebagai jati diri setiap insan Bhayangkara,” katanya.(fiq)
Pekanbaru Pos Riau