PEKANBARU (pekanbarupos.co)– Suasana syukur dan penuh kebanggaan mewarnai peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polda Riau di Aula Tribrata Lantai 5, Kamis (2/7/2026).
Momentum tersebut menjadi semakin istimewa setelah sehari sebelumnya Polda Riau menerima Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti dari Presiden RI sebagai salah satu satuan kerja Polri berprestasi.
Syukuran dihadiri Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Wakapolda Riau Brigjen Pol Dr Hengki Haryadi, Irwasda Polda Riau Kombes Pol. Prabowo Santoso, para pejabat utama Polda Riau, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, akademisi, media, hingga purnawirawan Polri.
Rangkaian acara diawali tarian persembahan, doa bersama, pemotongan tumpeng, pemutaran video perjalanan pengabdian Polda Riau, penyerahan penghargaan kepada para tokoh dan mitra Green Policing, hingga pemberian hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan Hari Bhayangkara.
Dalam sambutannya, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa penghargaan Nugraha Sakanti yang diterima dari Presiden RI bukanlah penghargaan untuk seorang Kapolda, melainkan hasil kerja kolektif seluruh personel Polda Riau.
“Hari ini saya ingin menegaskan bahwa penghargaan Nugraha Sakanti bukan milik saya. Ini adalah milik seluruh keluarga besar Polda Riau. Di balik penghargaan ini ada dedikasi sekitar 11.875 personel yang setiap hari mengabdi di berbagai fungsi, mulai dari pelayanan masyarakat, penegakan hukum, pengamanan wilayah, hingga personel pendukung yang memastikan organisasi berjalan dengan baik,” ujar Herry.
Menurutnya, setiap anggota memiliki peran yang sama pentingnya dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
“Semua tugas memiliki nilai yang sama mulianya. Setiap pengabdian saling melengkapi. Karena itu penghargaan ini menjadi milik seluruh personel beserta keluarga yang selama ini memberikan dukungan luar biasa,” katanya.
Kapolda mengungkapkan, meningkatnya kepercayaan publik terhadap Polri menjadi amanah besar yang harus dijaga bersama.
“Kepercayaan masyarakat tidak lahir karena satu penghargaan. Kepercayaan hadir karena pelayanan yang baik, integritas yang terjaga, dan kemampuan kita menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat. Bahkan bagi alam dan lingkungan sekalipun,” tegasnya.
Herry kembali menekankan pentingnya konsep Green Policing yang kini menjadi salah satu identitas Polda Riau.
“Kita ingin mengubah stigma bahwa Riau bukan lagi dikenal sebagai daerah penghasil asap. Kita ingin masyarakat memiliki kesadaran bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Menanam pohon berarti menanam harapan bagi masa depan,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan seluruh personel agar tidak cepat berpuas diri atas berbagai prestasi yang telah diraih.
“Penghargaan ini justru menjadi pengingat bahwa setiap keberhasilan membawa tanggung jawab yang lebih besar. Teruslah bekerja dengan hati, menjaga integritas, melayani masyarakat dengan tulus, dan terus melukis kebaikan dalam setiap pengabdian,” pesannya.
Sementara itu, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menyampaikan apresiasi tinggi kepada Polda Riau yang dinilai semakin dekat dengan masyarakat serta mampu menghadirkan berbagai program yang berdampak nyata bagi daerah.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Riau dan seluruh masyarakat Riau, kami mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Kami juga menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Polda Riau menerima Nugraha Sakanti dari Presiden Republik Indonesia. Penghargaan ini menjadi kebanggaan bukan hanya bagi Polda Riau, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Riau,” katanya.
SF Hariyanto menilai kepemimpinan Kapolda Riau berhasil memperkuat sinergi antara Polri dan pemerintah daerah dalam berbagai sektor.
“Kami merasakan bagaimana Polda Riau hadir menjaga stabilitas keamanan, memperkuat penegakan hukum, mendukung pengendalian kebakaran hutan dan lahan, memperkuat ketahanan pangan, hingga menggerakkan perekonomian daerah melalui berbagai kegiatan positif,” ujarnya.
Ia secara khusus menyoroti gerakan Green Policing yang dinilai telah menjadi contoh kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Program Green Policing telah membantu membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga alam. Ini bukan hanya soal keamanan, tetapi juga investasi bagi masa depan Riau yang lebih hijau dan berkelanjutan,” katanya.
Menurutnya, pembangunan 110 Jembatan Merah Putih Presisi, dukungan terhadap optimalisasi pendapatan daerah, hingga penyelenggaraan Riau Bhayangkara Run merupakan bukti nyata kontribusi Polda Riau terhadap pembangunan daerah.
“Pemerintah Provinsi Riau akan terus memperkuat sinergi bersama Polda Riau. Kami percaya kolaborasi inilah yang akan membawa Riau semakin maju, aman, dan sejahtera,” tutup SF Hariyanto.
Pada kesempatan tersebut, Kapolda Riau juga menyerahkan penghargaan kepada puluhan tokoh, akademisi, budayawan, tokoh agama, media, organisasi masyarakat, generasi muda, pelaku usaha, serta para duta Green Policing yang selama ini dinilai berkontribusi mendukung gerakan pelestarian lingkungan di Provinsi Riau.(fiq)
Pekanbaru Pos Riau