BENGKALIS (pekanbarupos.co) — Kecelakaan lalu lintas berujung maut terjadi di Jalan Tegal Sari, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Selasa (18/8/2026) sekira pukul 22.17 WIB.
Peristiwa nahas ini merenggut satu nyawa dan melukai pengendara lainnya.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa bermula ketika sepeda motor Honda Beat BM 31XX DAJ melaju dari arah Jalan Tegal Sari Luar menuju Jalan Tegal Sari Dalam.
Sesampainya di lokasi kejadian, pengendara Honda Beat tersebut mendahului sebuah mobil yang berada di depannya. Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan datang sepeda motor Yamaha N-Max dengan nomor polisi yang sama BM 31XX DAJ.
Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, terjadi tabrakan langsung antara Honda Beat dan Yamaha N-Max. Akibat benturan keras tersebut, pengendara Yamaha N-Max terpental dan jatuh tepat ke arah mobil yang sebelumnya didahului, yang saat ini masih dalam proses penyelidikan identitasnya.
Nomor Kendaraan Identitas dan Kondisi, 1 Yamaha N-Max BM 31XX DAJ Pengendara mengalami luka-luka berat, meninggal dunia di lokasi kejadian, 2 Honda Beat BM 3107 DAJ Pengendara dan penumpang mengalami luka-luka, saat ini dirawat di rumah sakit, 3 Mobil (dalam lidik) Terlibat dalam peristiwa, identitas dan keterlibatan masih diselidiki
Catatan penting: Kedua sepeda motor yang bertabrakan ternyata memiliki nomor polisi yang sama BM 31XX DAJ. Hal ini menjadi salah satu fokus penyelidikan pihak kepolisian untuk mengetahui keabsahan dokumen kendaraan.
Kasat Lantas Polres Bengkalis, AKP Shandra Amalia mengatakan kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa di Jalan Tegal Sari, Kelurahan Air Jamban, menjadi pelajaran berharga bagi kita semua.
“Kecepatan yang tidak sesuai dengan kondisi jalan, kurangnya kewaspadaan saat berpapasan maupun menyalip kendaraan di ruas jalan yang sempit dan padat, serta tidak menjaga jarak aman adalah faktor utama yang kerap memicu kecelakaan fatal seperti ini,” katanya.
Ia mengimbau kepada masyarakat dan pengguna jalan, selalu kurangi kecepatan saat melintas di jalan padat, pastikan jarak aman, dan jangan memaksakan menyalip di titik yang tidak terlihat jelas.
“Satu kesalahan sekejap dapat berujung pada kerugian yang tidak ternilai harganya nyawa manusia,” katanya.
Ia juga mengaku sedang meneliti kesamaan nomor polisi kedua kendaraan bermotor tersebut serta peran mobil yang diduga terlibat, untuk memastikan fakta utuh peristiwa ini.
“Proses penyelidikan terus berjalan secara transparan dan profesional,” katanya.(mil)
Pekanbaru Pos Riau