Kamis , 25 Juni 2026

Serapan APBD Murni 2023 Baru 18,4 Persen

BAGANSIAPIAPI (pekanbarupos.co) — Berdasarkan hasil rapat koordinasi yang dilakukan pimpinan DPRD Rohil bersama TAPD Rohil menyebutkan, serapan APBD murni tahun 2023 baru mencapai 18,4 persen.

Ketua DPRD Rohil Maston menegaskan, bahwa serapan APBD sangat rendah sekali yaitu diangka 18,4 persen atau belum genap 19 persen. “Ini sudah bulan Mei. Sudah masuk triwulan ketiga. Mestinya sudah 30 atau 40 persen,” kata Maston.

Maston berharap, realisasi APBD bisa lebih cepat sehingga pertumbuhan ekonomi bisa lebih baik. Apabila realisasinya lebih terarah lagi maka bisa meningkatkan kesejahteraan. “Jadi ada perputaran uang yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini juga mengaku miris, sampai saat ini penerimaan APBD baru mencapai 26,9 persen, artinya sekitar Rp 570 miliar. Sementara itu dari sektor PAD baru mencapai 11,2 persen.

“Sementara yang mau dibelanjakan itu banyak, uangnya belum ada. Mimpinya belum nampak. Kalau merealisasikan saja tidak mampu, apalagi mau nyari,” ketus Maston.

Maston menegaskan, sejauh ini Pendapatan Asli Daerah masih terbilang sangat kecil, padahal sudah sampai bulan Mei. Apabila sudah sampai bulan 11-12 nanti, misalkan dapat target 60 atau 70 persen lantas untuk apa duitnya.

“Mestinya sampai pertengahan tahun ini sudah 60 persen, sehingga dapat digunakan. Bisa bayar honor, bayar P3K dan tunjangan pegawai. Itukan indeksnya ada input ada output,” ujarnya.

“Ini bentuk pengawasan kami. DPRD sangat mendukung bagaimana pendapatan daerah itu besar. Ini indeksnya kecil. Artinya kita ingin nanti lebih baik lagi. Ini malah pertumbuhannya tidak baik. Masyarakat Bagansiapiapi ini berharap realisasinya, agar ekonomi mereka bergerak,” imbuhnya.(iin)

Berita lengkapnya baca harian Posmetro Rohil edisi Sabtu (27/5).

 

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *