Syafei: Ini Bukan Tugas Satpol PP Saja, Tapi Tugas Bersama Upika
BAGANBATU (pekanbarupos.co) — Kondisi Pajak Lama Bagan Batu Kecamatan Bagan Sinembah belakangan ini situasinya semakin semrawut dan sempit akibat Parkir dan pedagang yang memakan badan jalan.
Hal itu diperparah lagi banyaknya tumpukan sampah di sepanjang trotoar dengan aroma bau busuk. Tentu hal itu membuat banyak kalangan masyarakat merasa resah,terganggu dan tidak nyaman terhadap kondisi tersebut.
Oleh sebab itu, banyak masyarakat meminta kepada pemerintah dan satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) Kecamatan Bagan Sinembah untuk melakukan penertiban dan penindakan terhadap pedagang maupun petugas parkir di pajak lama.
“Masyarakat sudah banyak resah dan terganggu dengan kondisi Ini, perlu ada tindakan tegas dari Satpol PP selaku penegak perda dan ketertiban umum,” kata salah seorang warga Ramadhan kepada awak media Posmetro Selasa (30/5).
Tegasnya lagi, Satpol PP harus berani dan tegas dalam menegakkan Perda yang apalagi disekitaran Pajak Lama sudah terpasang Plank tentang Perda Nomor 6 tahun 2017. Dengan dasar itu satpol PP dapat melaksanakan atau bekerja sesuai tupoksinya.
“Percuma Plank itu dipajang, sementara Satpol PP tak ada tindakan dan penertiban,” tegasnya.
Senada disampaikan Wirman, mengaku prihatin dengan kinerja Satpol PP di Bagan Sinembah ini. Kondisi Pajak Lama semakin semrawut dan sempit akibat Pedagang dan parkir namun tidak ada tindakan satpol PP untuk menertibkannya.
“Ada apa Satpol PP dengan Pedagang , kok susah kali untuk menertibkan,” tanya Wirman dengan nada heran.
Wirman mengaku, akibat hal itu banyak kalangan masyarakat mengaku resah dan tidak nyaman setiap melintas di Pajak lama ini. Selain sempit dan semrawut, aroma bau busuk dari sampah sangat menyengat sehingga masyarakat dan pengguna jalan menjadi terganggu dan tidak nyaman. “Setiap hari selalu macet dan semrawut ditambah bau busuk sampah yang menyengat,” tuturnya.
Lanjutnya lagi, kondisi jalan pajak lama saat ini sudah diperbaiki oleh pemerintah, namun kalau ini tidak dijaga dan setiap hari disiram air ikan dari para pedagang maka siap- siap jalan itu akan cepat hancur seperti dahulu lagi.
“Saya lihat air- air ikan itu selalu dibuang dijalan dan itu membuat tidak nyaman bagi warga dan pengendara,” ucapnya sembari mengatakan jalan yang sudah bagus ini sebentar lagi akan rusak lagi.
Sementara itu, Danpos Satpol PP Bagan Batu Syafei saat dikonfirmasi mengatakan, terkait penertiban Pajak lama sudah dilakukan sejak dahulu namun selalu kucing- kucingan
“Dasar orang yang punya pajak itu yang bandal itu bukan masalah baru,” kata Danpos Satpol PP Bagan Batu Syafei.
Kemudian lagi, tambah Danpos Satpol PP, terkait penertiban pajak lama harus dilakukan bersama upika dan tidak bisa satpol saja karena pajak lama ranahnya sudah masuk Kecamatan meskipun lokasi di wilayah kelurahan.
“Tak mungkin Satpol satu harian di sana, ini sudah jadi tugas bersama Upika,” cetusnya.(met)
Berita lengkapnya baca harian Posmetro Rohil edisi Rabu (1/5).
Pekanbaru Pos Riau