PC Muhammadiyah Benai Salat di Masjid Assyura Pasar Benai
KUANSING (pekanbarupos.co)–Ribuan warga Muhammadiyah di Kabupaten Kuantan Singingi selesai melaksanakan salat Idul Adha 1444 Hijriyah di sejumlah titik di Kuansing, Rabu (28/6).
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kuansing H Maisir mengatakan, total ada 22 titik pelaksanaan salat Idul Adha yang dilakukan, Rabu (28/6) se-Kabupaten Kuansing.
“Alhamdulillah terkait pelaksanaan salat Idul Adha 1444 H tanggal 28 Juni ini kita berjalan lancar, tidak ada hambatan,” kata H Maisir kepada Pekanbaru Pos, kemarin.
Menurutnya, dalam pelaksanaan salat Idul Adha tahun ini, jumlah jamaahnya mencapai ribuan jamaah. Sementara di Kota Telukkuantan salat Idul Adha digelar di Masjid Alfurqan Kelurahan Sei Jering.
“Beda dari sebelumnya, kita salat Idul Adha di Masjid Alfurqan. Biasanya kan di perguruan Muhammadiyah,” katanya.
Masih kata H Maisir, adapun jamaah yang datang melaksanakan salat Idul Adha di Masjid Alfurqan, datang dari berbagai daerah se-Kabupaten Kuansing.
“Tadi sudah terkonfirmasi ada yang datang dari Benai, Sentajo, Gunungtoar, dan Kuanteng sendiri,” ujarnya.
Sementara Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Benai menggelar salat Idul Adha 1444 Hijriyah di Masjid Assyura Pasar Benai. Ratusan warga Muhammadiyah Se-Kecamatan Benai memenuhi masjid.
“Salat Idul Adha di masjid Pasar Benai ini kali pertama. Alhamdulillah berjalan lancar dan hikmat,” kata Ketua PCM Benai ustadz David dalam sambutannya.
Atas terselenggaranya salat Idul Adha 1444 Hijriyah ini, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan dukungan, support dan bantuan sehingga bisa menggelar salat Idul Adha.
“Terima kasih kepada pemerintah atas bantuannya serta dukungan penuh PD Muhammadiyah Kuansing,” katanya.
Dalam rangkaian salat Idul Adha di Masjid Pasar Benai bertindak selaku khatib ustadz H Nurlisman BA dan iman adalah H Yasri SAg.
Sementara tema khutbah Idul Adha kali ini tentang ibroh atau hikmah berkurban. Artinya berkurban bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Pada intinya, bagaimana mendekatkan diri kepada Allah, memiliki empati terhadap sesama melalui ibadah kurban ini,” katanya.(cil)
Pekanbaru Pos Riau