Kamis , 30 April 2026
Aksi tukang tari dari Jalur Atom kebanggaan masyarakat Koto Simandolak Kecamatan Benai.

Alhamdulillah, Pacu Jalur Berjalan Lancar, Panitia FPJT 2023 Apresiasi Semua Pihak

Ketua Panitia FPJT 2023 Aherson SSos MSI.
KUANSING (pekanbarupos.co) — Ketua Panitia Festival Pacu Jalur Tradisional (FPJT) 2023 Aherson SSos MSi memberikan apresiasi kepada pada semua pihak, pasalnya rangkaian event FPJT di Tepian Narosa berjalan aman dan lancar.
“Alhamdulillah FPJT lancar. Maka Slsaya sampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah membantu menyukseskan FPJT,” kata Ketua Panitia Event Pacu Jalur Tahun 2023, Aherson di Sekretariat Panitia, Sabtu (26/8)
Masih kata Aherson, apresiasi disampaikan kepada personel TNI dan Polri, serta Satpol PP yang berjibaku menjaga keamanan dan kenyamanan penonton. “Begitu juga petugas Dishub, BPBD dan komponen masyarakat lainnya,” tukas mantan Anggota DPRD Riau itu.
Tak lupa pula, kata Aherson, kepada kerabat media, online, cetak dan elektronik yang sudah memberitakan iven FPJT ke seantero dunia. “Jika ada hal-hal kecil yang kurang berkenan, itu semua kekhilafan kami sebagai panitia dan akan menjadi bahan evaluasi di masa datang,” katanya.
Aherson juga menyebutkan, ada yang berbeda dengan pelaksanaan FPJT di Tepian Narosa. Diantaranya, mulai dari anak pacu yang diasuransikan, tribun di sepanjang Tepian Narosa yang dipasang bendera merah putih, serta penataan bentuk atap pedagang di wilayah seberang.
“Hingga memasang lampu hias pada jembatan gantung sehingga Tepian Narosa semakin indah pada malam hari,” katanya. “Terobosan-terobosan baru itu untuk memberikan warna baru dalam helatan Pacu Jalur ini,” sebut Aherson.
Aherson mengatakan pihaknya memang ditugaskan langsung oleh Bupati Kuantan Singingi H Suhardiman Amby untuk memimpin penyelenggaraan pacu jalur 2023.
Diketahui bahwa Aherson adalah putra asli Inuman yang pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Kuantan Singingi dan DPRD Provinsi Riau. Saat ini Aherson dipercaya sebagai salah seorang penasehat ahli Bupati Kuantan Singingi bidang sosial dan hubungan masyarakat.
Ia menyampaikan pacu jalur merupakan tradisi yang harus dijaga kelestariannya dan penyelenggaraannya harus lebih baik setiap tahunnya. Untuk itu dibutuhkan biaya yang cukup besar, sehingga ia meminta pemerintah pusat dan Provinsi Riau menambah alokasi anggaran untuk pacu jalur.
“Penyelenggaraan FPJT perlu dana yang cukup besar. Kami harap kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif untuk menambah alokasi anggaran,” katanya. Ia juga meminta para wakil rakyat di DPR RI juga turut menyuarakan hal ini.
Ia berharap kedepan ada perwakilan dari Kuantan Singingi yang duduk menjadi anggota DPR RI. “Sehingga pelaksanaan Pacu Jalur bisa dicover pembiayaanya oleh APBN,” jelas Aherson.(cil)

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *