KUANSING (pekanbarupos.co) — Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kuansing H Bakhtiar Saleh menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kabupaten Kuansing serta Panitia Pelaksana Festival Pacu Jalur Tradisional (FPJT) tahun 2023 di Tepian Narosa Telukkuantan.
Apresiasi ini atas kontribusi dan sinerginya Panitia FPJT 2023 dalam menjaga batas akhir pelaksanaan Pacu Jalur sebelum waktu salat Maghrib.
“MUI Kuansing apresiasi kepada Bupati Kuansing melalui Panitia Event Pacu Jalur Tradisional atas komitmennya menjaga batas akhir pelaksanaan pacu jalur,” kata H Bakhtiar Saleh kepada Pekanbaru Pos kemarin.
Bakhtiar berharap komitmen panitia Pacu Jalur baik di Iven rayon maupun nasional dalam menjaga batas akhir pelaksanaan Pacu Jalur terus dipertahankan pada tahun-tahun mendatang.
“Mudah-mudahan komitmen ini bisa dipertahankan terus pada tahun-tahun mendatang,” katanya.
Walaupun lanjut Bakhtiar, pelaksanaannya masih ada yang perlu diperbaiki. Seperti, belum adanya sarana tempat ibadah yang disediakan panitia serta masih digelarnya Pacu Jalur saat waktu salat Ashar.
“Kedepan kita minta panitia menyediakan tempat ibadah di sepanjang arena Pacu Jalur. Tak hanya itu waktu salat, jalur masih saja ada yang dihilirkan,” ungkap Bakhtiar.
Diketahui pelaksanaan FPJT 2023 telah selesai digelar, Ahad (27/8) akhir pekan lalu. Pelaksanaan Iven nasional tersebut berjalan dengan aman dan lancar tanpa ada hambatan yang berarti.
Tahun ini, Jalur Tuah Keramat Bukit Embun Dodi Bakaghojo berhasil menjadi juara setelah di final mengalahkan Jalur Cakaran Garuda Muda KONI Riau Sekda Riau asal Desa Sungai Pinang, Kecamatan Hulu Kuantan.(cil)
Pekanbaru Pos Riau