Selasa , 9 Juni 2026
Terlihat kobaran api melalap bangunan rumah milik warga bernama, Amat.

Ditinggal Pemilik ke Pekanbaru, Rumah Ludes Terbakar.

Warga sekitar saat berusaha memadamkan api yang membakar rumah warga.

KUBA (pekanbarupos.co) — Sijago merah mengamuk, satu rumah di Jalan Jendral Sudirman, Kepenghuluan Sungai Majo Pusako, Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir ludes terbakar.

Peristiwa itu terjadi, Selasa (5/9/2023) sore sekitar pukul 17.00 WIB. Rumah berukuran 6 x 30 meter hitungan jam seketika rata dengan tanah.

Aparat kepolisian dari Polsek Kubu, pemerintah Kepenghuluan Sungai Majo Pusako dibantu warga setempat menggunakan peralatan seadanya melakukan pemadaman. Akan tetapi, kobaran api terus membesar sehingga membuat pemadaman tidak maksimal.

Pemilik rumah diketahui bernama, Amat warga RT 02, RW 01, Dusun Sejahtera. Saat terjadi kebakaran kondisi rumah dalam keadaan kosong karena ditinggal pemilik sedang berobat di Pekan Baru.

Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, hanya saja korban mengalami kerugian materi mencapai ratusan juta rupiah.

Pjs Datin Penghulu Sungai Majo Pusako, Nuraida saat dikonfirmasi Wartawan, Rabu (6/9/2023) membenarkan kejadian tersebut. “Ya benar, saat kejadian rumah dalam keadaan kosong,” ujarnya.

Lanjut Nuraida, dalam kejadian itu tidak ada memakan korban jiwa, hanya saja korban mengalami kerugian materi mencapai ratusan juta.

“Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materi saja, sebab semua peralatan rumah termasuk kulkas, lemari, tempat tidur dan pakaian tidak ada yang bisa diselamatkan semua ikut terbakar dalam kejadian itu,” akunya.

Nuraida mengaku, penyebab kebakaran belum diketahui pasti. “Informasi dari masyarakat sekitar apa muncul dari dalam rumah, berlahan api semangkin membesar, penyebab kebakaran kita belum tau pasti,” ujarnya.

Nuraida mengaku, dalam melakukan pemadaman sedikit menjadi penghambat sumber air dan sarana pemadaman.

“Aparat kepolisian bersama pemerintah Kepenghuluan dibantu warga langsung melakukan pemadaman dengan menggunakan peralatan seadanya, hanya mengunakan timba dan mesin air, namun api terus membesar sekitar satu jam rumah roboh dan tidak dapat diselamatkan lagi,” pungkasnya. (zul)

Berita lengkapnya baca harian Posmetro Rohil edisi Kamis (7/9).

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *