BAGANSIAPIAPI (pekanbarupos.co) — Seorang kakek berusia (62) tahun, H Fahrizal Lubis asal Provinsi Bengkulu sudah tiga tahun berkeliling Indonesia. Hari ini, Senin (11/9) ia tiba di Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Adapun jalan kaki keliling Indonesia yang dilakukannya itu merupakan nazar (niat) dirinya sembuh dari kelumpuhan yang diderita.
Fahrizal tampak kuat dan dengan langkah tegap melangkah pasti menuju ‘gedung putih’ Kantor Bupati Rohil. Dengan tas ransel besar di punggungnya, tangan kanannya menggenggam tongkat dengan bendera merah putih.
Ketika disapa, Fahrizal bercerita bahwa dirinya dulu sempat mengalami musibah kecelakaan di tol Cipali saat jalan bersama keluarga pada 28 Desember tahun 2018 silam, selain itu dirinya juga mengalami struk sehingga mengalami cacat kurang lebih dua tahun tiga bulan.
“Akibat kelumpuhan saya, maka saya harus Pensiun dini. Karena bagaimanapun saya sudah tidak bisa bekerja, waktu itu stroek juga dan tidak bisa bicara,” ujarnya penuh semangat.
Aksi jalan kaki keliling Indonesia ini dilakukan kakek yang sudah memiliki 22 orang cucu ini, ia mulai sejak 10 April 2021 lalu, sudah sebulan ini baru sampai di Provinsi Riau setelah singgah di Provinsi Sumut yang merupakan kampung halamannya.
“Target di Sumatera ini tiga tahun tuntas. Awalnya pulang berobat dari tanah Suci (Mekkah), saat pulang dari bandara dengan kursi roda didorong cucu lalu terjatuh dari kursi roda langsung sembuh,” cerita Fahrizal.
Sepanjang perjalanannya, Fahrizal selalu singgah di setiap instansi pemerintahan, Kodim, kantor desa hingga sekolah. Dirinya hadir di sana memberikan penyuluhan dan sosialisasi kepada anak-anak jangan melakukan aksi balap liar, standing dan hindari pergaulan bebas. “Saya mengimbau kepada PNS, agar jangan terpengaruh dengan perbuatan tidak baik seperti melakukan perbuatan korupsi dan sebagainya,” imbaunya.
Fahrizal mengaku, bahwa dia baru akan selesai keliling Indonesia ketika bisa sampai di tanah Merauke (Papua). Setelah Riau, katanya ia akan menuju ke Aceh. Sepanjang perjalanan dirinya tidak hanya singgah di ibukota provinsi saja, melainkan keliling lagi ke kabupaten kota hingga desa-desa.
Fahrizal mengaku, bahwa di Kabupaten Rohil ini yaitu di Kecamatan Bagansinembah dan Simpang Kanan ada adik kandungnya. Sehingga Kabupaten Rohil ini tak lain sudah seperti kampung baginya.
“Ini semata nazar kalau sembuh keliling Indonesia. Habis Rohil ini baru ke Dumai. Setelah semua kabupaten nanti saya kunjungi baru saya ke Bagan Batu singgah tempat adik dan lanjut ke Aceh,” tutupnya. (iin)
Pekanbaru Pos Riau