Kamis , 25 Juni 2026

Sempat Terpisah, Bocah Tiga Tahun Berkumpul Lagi Bersama Orangtuanya

Bocah malang berumur tiga tahun dijemput orangtuanya setelah sempat terpisah beberapa saat dengan orangtuanya.

KUANSING (Pekanbarupos.co) — Bocah laki-laki berusia tiga tahun akhirnya bisa berkumpul lagi bersama orangtuanya. Sebelumnya bocah balita itu ditemukan telantar di depan Rumah Makan Minang Jaya Simpang Kampar Desa Lubuk Kebun, Selasa (17/1).

Bahkan, balita malang yang belakangan diketahui bernama Senta tersebut sempat dibawa ke Polsek Logas Tanah Darat (LTD), sebelum diasuh Erni warga sekitar.

“Bocah balita itu saat ini sudah bersama dengan orangtunya kembali,” ujar Kapolres Kuansing AKBP Rendra Oktha Dinata melalui Kapolsek LTD Iptu Dodi Hajri kepada Pekanbaru Pos kemarin.

Saat di Polsek, kata Kapolsek, ia sempat menanyakan kepada anak tersebut tentang siapa orang tuanya dan tinggal dimana, tetapi anak itu belum lancar berbicara.

“Itulah yang menjadi kendala kami untuk mengetahui siapa orang tuanya dan tinggal dimana,” katanya.

Kabar baik muncul kata Dodi, setelah berita penemuan anak tersebut diposting di media sosial (Medsos) Infokuansing,
selang 5 jam, ternyata ada netizen yang mengaku mengenal anak tersebut.

“Alhamdulillah ada warga mengenal anak itu dan menyampaikan hal itu kepada ibu kandung dari anak tersebut,” katanya.

Berbekal informasi tersebut, kata Dodi, dengan membawa identitas diri, Fitri warga Beringin Telukkuantan ibu anak tersebut mendatangi Mapolsek Logas Tanah Darat menanyakan keberadaan anaknya.

“Ibu bocah itu pakai sepeda motor ke Polsek,” katanya

Setelah memastikan identitas ibunya, lanjut Kapolsek, ia beserta Kanit Reskrim dan anggota langsung mendatangi kediaman Erni warga setempat dimana bocah itu dititipkan sementara.

“Perasaan gembira bercampur haru kami rasakan, ketika Senta bertemu kembali dengan ibunya. Tangis ibu dan anak pun pecah, mereka dipertemukan kembali setelah sempat terpisah beberapa saat,” katanya.

“Karena ibu anak itu pakai motor, maka Senta kita antar menggunakan mobil,” katanya.

Ketika ditanya penyebab anak tersebut terlantar, kata Kapolsek, diduga dipicu perceraian orangtuanya. Pasalnya, sebelum bocah itu ditemukan, ibu anak tersebut mengantar Senta bertemu ayahnya Simpang Kampar.

“Ada dugaan mungkin ayahnya kurang peduli lagi dengan anaknya, karena sudah cerai dengan ibunya,” katanya.

Masih cerita Kapolsek, awalnya Senta main di depan rumah ayahnya. Karena asyik main, sampailah di depan RM Minang Jaya. Kemudian Senta ditemukan oleh pemilik rumah makan tersebut.

“Rumah ayahnya tak jauh dari rumah makan. Sekitar 150 meter. Saat ditemukan ayahnya tak berada di rumah,” katanya.(cil)

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *