Rabu , 19 Agustus 2026

Diduga Api Berasal dari Kompor Gas, Rumah Warga Kuala Gading Ludes Diamuk Sijago Merah 

Warga sekitar berusaha melakukan pemadaman rumah Legimin yang diamuk sijago merah.

INHU (pekanbarupos.co) — Sijago merah kembali mengamuk di Kecamatan Batang Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) pada, Rabu siang (15/2/2023). Dimana pada beberapa waktu lalu Sijago merah juga meratakan rumah milik Miarto warga desa Kerubung Jaya.

Kali ini, kobaran api kembali meratakan satu unit rumah milik pasangan suami istri,(pasutri), Legimin (54) dan Mariatun (50) warga desa Kuala Gading.

Kejadian naas ini terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Atas kejadian itu, satu unit bangunan seluas 7 x 12 meter persegi yang terbuat dari kayu papan itu ludes tak tersisa termasuk seisi rumah berupa peralatan rumah tangga dan beberapa unit sepeda motor tak luput dari amukan sijago merah tersebut.

Kepala desa Kuala Gading, H.Wahyu Diantoro dikonfirmasi melalui sambungan telepon membenarkan kejadian tragis yang menimpa warganya itu. Menurut informasi yang ia peroleh dari keluarga korban, kejadian itu berasal dari ruang belakang (dapur).

“Awalnya kejadian kebakaran diketahui oleh Mariatun (istri Legimin) dan anaknya. Saat kejadian si pak Legimin sedang bekerja. Kemudian mereka memberitahukan kebakaran kepada tetangga,” kata Kades.

Mengetahui hal itu, lantas warga berbondong-bondong untuk memadamkan kobaran api dengan alat seadanya. Namun, usaha itu sia sia karena api begitu cepat menjalar dan menghanguskan seluruh bangunan rumah.

“Dugaan api berasal dari kompor gas. Karena kepulan asap berawal diketahui dari dapur. Selain peralatan rumah tangga, ada lima unit sepeda motor ikut terbakar,” jelas Wahyu.

Diungkapkan lagi, atas musibah kebakaran itu tidak merenggut korban jiwa. Namun, kerugian materil jika ditaksir mencapai Rp100 juta lebih.

Kini, lanjut Wahyu, puing puing bangunan sudah mulai dibersihkan dan pihaknya bersama warga kompak bergotong royong untuk membangun kembali rumah Legimin itu. Materialnya, sebut Wahyu, berasal dari swadaya masyarakat desa Kuala Gading dan juga dari pihak Kecamatan Batang Cenaku.

“Alhamdulillah, usai dilakukan pendinginan, seketika itu juga kemudian kita bersihkan dan kita bangun kembali bersama sama. Warga ada yang menyumbang batu bata, kayu, seng dan juga sembako,”ungkapnya.(har)

Berita lengkapnya baca harian Posmetro Indragiri edisi Kamis (16/2).

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *