
Ustadz Muhammad Rois Candra SE Al Hafidz.
PANGKALANKERINCI (pekanbarupos.co) — Wadah yang dibentuk Forum Komunikasi Imam Nazir Masjid Musholla Indonesia (FKINMMI) Kabupaten Pelalawan patut dicontoh. Untuk menghindari kredit riba, solusinya, forum ini membentuk kredit syar’i.
Ketua Umum FKINMMI Kabupaten Pelalawan Muhammad Rois Candra, SE Al-Hafidz mengatakan wadah kredit syar’i sebagai jawaban bahwa imam dan nazir masjid dan mushalla juga ikut membangun ummat.
“Ini adalah salah satu upaya kita ikut membangun ekonomi Islam dengan memberdayakan para imam dan nazir juga jamaah masjid mushalla yang ada di daerah ini,”ungkap Ustadz Rois Candra, Rabu (22/2/2023) usai pemilihan pengurus Kredit Syar’i Forum Imam di Kampung Kopi SP 6 Pangkalan Kerinci.
Menurutnya, wadah kredit syar’i yang sudah terbentuk menjadi solusi untuk semua. “Yang mana selama ini kredit syar’i Forum Imam menjadi solusi bagi para imam,Nazir dan jamaah masjid dan mushalla yang membutuhkan berbagai keperluan,” ungkap Ustadz Rois Candra sambil menyebutkan barang yang dikreditkan diantaranya barang elektronik, sepedamotor dan lainnya.
“Kredit syar’i bisa membantu untuk membeli kan terlebih dahulu. Itulah diantara kemudahannya,”imbuhnya.
Kredit syar’i ini lanjut Ustadz yang dikaruniai suara merdu saat Tilawah Quran ini, merupakan usaha forum imam nazir yang sudah terbentuk sejak beberapa tahun lalu.
Di Kabupaten Pelalawan lanjut Ustadz Rois, setidaknya terdata 55 masjid dan 52 Musholla. “Ini yang terdaftar saja, masih ada yang lainnya. Dengan jumlah 114 imam,”terang Ustadz Rois sembari menyebutkan adapun Ketua kredit syar’i forum imam terpilih Muhammad Jamal dengan Sekretaris Yanto Subarkah dan Bendahara Hermanto.
Selain adanya Kredit Syar’i sebut Rois Candra FKINMMI Pelalawan juga melakukan pembinaan dan pelatihan terhadap para imam dan nazir untuk menambah khazanah ilmu pengetahuan serta bekal menjadi imam dan nazir.(amr)
Berita lengkapnya baca harian edisi Pekanbaru Pos edisi Kamis (23/2).
Pekanbaru Pos Riau