Rabu , 24 Juni 2026

Program Ketahanan Pangan Sukses, Penghulu Panen Raya Jagung Manis

Datuk Penghulu Rantau Panjang Kiri, Adil Makmur, TKP, PPL, Babinsa dan prangkat desa serta masyarakat saat melakukan penen raya jagung manis program ketahanan pangan Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri, Kamis (9/3/2023). zul

KUBA (pekanbarupos.co) — Datuk Penghulu Rantau Panjang Kiri, Adil Makmur melakukan panen raya jagung manis di lahan ketahanan pangan Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri, Kecamatan Kubu Babussalam (Kuba), Kabupaten Rokan Hilir, Kamis (9/3/2023) sekitar pukul 10.00 WIB.

Panen raya di hadiri, Penghulu Adil Makmur, ketua RT, RW, Kepala Dusun, Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), Widiarto. Dalam kesempatan ini juga tampak hadir, Babinsa, pendamping desa, petugas PPL, dan masyarakat serta kelompok tani yang mengelola program ketahanan pangan desa.

Datuk Penghulu Rantau Panjang Kiri, Adil Makmur mengatakan, program ketahanan pangan merupakan program pemerintah pusat melalui Dana Desa yang cukup bersentuhan langsung dengan masyarakat di desa.

“Program ketahanan pangan cukup bermanfaat bagi masyarakat,” kata Adil Makmur kepada Wartawan usai panen raya jagung manis.

Dikatakan Penghulu, hasil dari panen perdana jagung manis ini dibagikan kepada masyarakat yang dihadir sehingga masyarakat dapat bisa merasakan dari program tersebut.

“Ada 800 tungkul jagung manis dibagikan kepada masyarakat, khusunya warga yang hadir saat panen raya,” akunya.

Diuraikan Penghulu, anggaran dari Dana Desa (DD) tahun 2022 lalu program ketahanan pangan Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri berjumlah Rp 200.000.000 (dua ratus juta rupiah) termasuk pajak.

“Yang terlslurkan baru Rp 100 juta, untuk tanaman jagung manis, dikelola Kelompok Tani Pelita Jaya, sementara sisa anggaran Rp 100 juta lagi di silfakan karena waktu tidak terkejar lagi dalam pelaksanaan, sisa anggaran yang ada akan dilakukan penanaman cabe,” ujarnya.

Hasil dari tanaman jagung ketahanan pangan akan dipasarkan kepada masyarakat dengan nilai harga dibawah pasaran. “Nanti sebagian hasil pertanian jagung ini kita jual kepada masyarakat dibawah harga pasaran,” ujarnya.

Datuk Penghulu mengucapkan ribuan terimakasih kepada masyarakat sudah ikut serta mendukung program ketahanan pangan.

“Tanpa dukungan masyarakat dan kekompakan semua pihak di desa, program ketahanan pangan tidak bisa sukses seperti saat ini,” pungkasnya. (zul)

Berita lengkapnya baca harian Posmetro Rohil edisi Jumat (10/3).

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *