Sabtu , 20 Juni 2026

Apresiasi Wajib Pajak, KPP Madya Pekanbaru Gelar Tax Gathering 2023

Kepala DJP Riau, Ahmad Djamhari dan Kepala KPP Madya Pekanbaru foto bersama Wajib Pajak yang menerima penghargaan.

PEKANBARU (pekanbarupos.co) –Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Pekanbaru menyelenggarakan Tax Gathering 2023 yang diikuti 75 Wajib Pajak, Selasa (14/3/2023) di Ballroom SKA Coex. Mengusung tema “Bersama Mewujudkan Indonesia Maju”, acara ini dihadiri langsung Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Riau, Ahmad Djamhari

 

Pada kesempatan itu, turut serta dikampanyekan ajakan lapor SPT Tahunan 2022 sebelum tanggal 31 Maret 2023 bagi Wajib Pajak Orang Pribadi dan sebelum tanggal 30 April 2023 bagi Wajib Pajak Badan. Seluruh Wajib Pajak diimbau untuk melaporkan SPT Tahunan sebelum batas waktu sebagai bukti Warga Negara yang berkomitmen sadar pajak.

 

“Gathering ini diselengarakan sebagai bentuk apresiasi kepada Wajib Pajak atas kepatuhan serta komitmen untuk berkontribusi dalam pembayaran pajak selama tahun 2022,” ujar Kepala KPP Madya Pekanbaru, Wahyu Winardi.

 

Wahyu juga menyinggung mengenai pemadanan NIK dan NPWP. Saat ini DJP sedang mengadakan program pemadanan NIK menjadi NPWP untuk kemudahan administrasi dan integrasi data. Sehingga ke depannya NPWP memiliki nomor yang sama dengan NIK.

 

“Bagi bapak/ibu Wajib Pajak Orang Pribadi agar segera memutakhirkan data pribadi pada DJP Online agar proses pemadanan NIK-NPWP dapat dilakukan,” imbaunya.

 

Selain itu, lanjut Wahyu, acara ini juga untuk melakukan pencanangan terkait dengan Zona Integritas (ZI) Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

 

“Jadi, KPP Madya Pekanbaru telah mendapatkan predikat Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Tahun 2023 ini, kami berkomitmen untuk mendapatkan predikat WBBM,” sebut Wahyu.

 

Tidak lupa, Wahyu juga mengucapkan terima kasih atas keikutsertaan para mahasiswa sebagai relawan pajak dalam membantu, sekaligus bisa menambah wawasan serta ilmu yang mereka pelajari.

 

Sementara itu, Kepala Kanwil DJP Riau, Ahmad Djamhari mengapresiasi Tax Gathering 2023 yang digelar KPP Madya Pekanbaru. Menurutnya, kegiatan ini juga ditujukan untuk mempererat silaturahmi yang telah terjalin antara KPP Madya Pekanbaru dengan Wajib Pajak dan stakeholder di wilayah Kota Pekanbaru.

 

“Ini bentuk apresiasi kepada pembayar pajak. Seiring dengan komitmen KPP Madya Pekanbaru mendapat predikat WBBM, kami di Kanwil DJP Riau tentu saja sangat mendukung. Kami akan memberikan dukungan penuh atas komitmen yang ingin dicapai oleh teman-teman KPP Madya Pekanbaru,” ucap Ahmad.

 

Ahmad kembali mengapresiasi kinerja KPP Madya Pekanbaru yang sudah 2 kali berturut-turut mencapai target.

 

“Kita apresiasi KPP Madya Pekanbaru yang mencapai target 100 persen dua tahun berturut-turut. Dukungan bapak ibu terus kami harapkan. Kita berharap agar jangan sampai turun apa yang sudah diraih saat ini,” ulasnya.

 

Dalam kesempatan yang sama juga digelar diskusi panel yang mengambil tema Potensi Ekonomi Sektor Sawit Sebagai Penopang Ekonomi dan Penopang Penerimaan Perpajakan Provinsi Riau. KPP Madya Pekanbaru menghadirkan dua naramsumber, yakni Kepala Divisi Anggaran dan AkuntansiDirektorat Keuangan, Umum, Kepatuhan dan Manajemen Risiko BPDPKS, Nugroho Adi Wibowo SE LLM dan Koordinator Pusat Studi Sosial Ekonomi LPPM Universitas Riau, Dr Dahlan Tampubolon SE MSi.

 

Acara diakhiri dengan penyerahan penghargaan dan cinderamata. Ada 75 Wajib Pajak yang menerima penghargaan dan piagam dari KPP Madya Pekanbaru. Dengan rincian penyerahan 65 piagam kepada wajib pajak atas kontribusinya dalam pelaporan pajak.

 

KPP Madya Pekanbaru juga menyerahkan 10 penghargaan kepada perusahaan dan Wajib Pajak Orang Pribadi dengan berbagai kategori. 10 penghargaan itu diserahkan kepada Pelita Agung Agri Industri, Torus Ganda dan Subur Arum Makmur kategori Wajib Pajak dengan Kontribusi Pembayaran Pajak Terbesar. Subastian kategori Wajib Pajak dengan Pelaporan SPT Tahunan PPh OP Tahun Pajak 2022 Paling Awal.

 

Kampar Palma Utama kategori Wajib Pajak dengan Pelaporan SPT Tahunan PPH Badan Tahun Pajak 2022 Paling Awal, Graha Permata Hijau kategori Wajib Pajak Pemberi Kerja dengan Persentase Pemadanan NIK dan NPWP Tertinggi, Bank Riau Kepri Syariah kategori Wajib Pajak dengan Jumlah Karyawan Menyampaikan SPT Tahunan PPh OP Terbanyak.

 

Kemudian, Central Lubuk Sawit kategori Wajib Pajak yang melakukan pembayaran Surat Ketetapan Pajak Tercepat dan Batam Jaya Elektronik serta Peputra Masterindo kategori Wajib Pajak Pendukung Aktif ZI WBK.(yan)

Berita lengkapnya baca harian Pekanbaru Pos edisi Kamis (16/3).

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *