Masyarakat Minta Polisi Usut Motif Para Pelaku

Nampak ceceran garam di salah satu titik Jalinsel poros desa Puntianai
INHU (pekanbarupos.co) — Beredar di salah satu WhatsApp Grup (WAG), nampak taburan garam berceceran di Jalan lintas Selatan (Jalinsel) desa Puntianai Kecamatan Batang Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Sabtu siang (18/3/2023).
Kuat dugaan garam tersebut sengaja ditaburkan di lokasi itu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Alasannya sungguh tak nalar alias merupakan ide gila sehingga membuat berang beberapa anggota WAG tersebut.
“Infonya, oknum yang tabur garam berbahasa, kalau mau perbaiki jalan seperti ini caranya, dengan tabur garam “Tulis salah seorang anggota WAG menirukan ucapan oknum masyarakat yang melakukan hal yang dianggap gila itu.
Sontak Vidio dan caption itu mendapat respons dan WAG dibanjiri komentar pedas, hujatan bahkan kecaman keras yang ditujukan kepada oknum itu dan meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kejadian yang cukup meresahkan masyarakat banyak.
Demikian beberapa caption dari sejumlah pihak dalam WAG tersebut. “Kalau tau orangnya bisa dikasih pelajaran aja “.
“Ini tidak bisa dibiarkan. Karena bisa mengganggu pengguna jalan lain, dan merugikan warga jika terjadi kecelakaan akibat jalan yang dirusak secara disengaja. Bukan rusak akibat faktor alam maupun akibat kendarakan besar yang melintas”.
“Iya pak. Kita PT KAS dan PT Tasmapuja sudah berusaha keras untuk merawat jalan lintas selatan, tapi kalau begini siapa yabg sanggup pak. Besok besok kalau ada masalah jalan tolong jangan salah kan kita lagi pak “.
“‘Kita jangan kalah sama oknum oknum yang tak bertanggung jawab, itu hanya orang orang kerdil yang mempunyai pikiran seperti itu”.
Sejumlah masyarakat meminta pihak penegak hukum untuk telusuri motif dari oknum aksi masyarakat yang tidak bertanggung jawab itu. Hal itu agar kejadian serupa tidak terulang lagi oleh oknum oknum masyarakat lainnya.
Menanggapi hal itu, Kapolsek Batang Cenaku, Iptu Adam Effendi SE MH mengaku jika pihaknya bersama anggota sudah mendengar kabar itu. Dan meminta masyarakat untuk membantu mengungkap kejadian itu. Sehingga tahu apa maksud dan motif yang dilakukan oknum tersebut.
“Tim Polsek Batang Cenaku sudah monitor hal tersebut. Bantu kami untuk mengungkap pelaku,” pinta Kapolsek.
Rasa geram dan berang masyarakat itu tentu sangatlah beralasan. Pasalnya, menurut informasi yang valid dari beberapa sumber, kejadian seperti itu bukan kali pertama terjadi, akan tetapi sudah terjadi beberapa kali. Belum lama ini, diketahui di Jalinsel, tepatnya poros desa Aurcina diseputaran Boxculvert dekat SMAN 1 Batang Cenaku pernah ada oknum masyarakat yang menabur pupuk jenis urea dijalan itu.
Menurut masyarakat, pupuk jenis urea begitu juga garam jika ditaburkan ke tanah maka Kondisi tanah akan gembur, lembek dan berair. Dan jika digilas roda sepeda motor maupun kendaraan roda empat maka tanah akan mudah becek dan menjadi adonan lumpur.
Terkait jalan yang dimaksud, saat ini jalan sudah dikondisikan oleh PT KAS desa Batupapan. Dengan alat berat milik perusahaan, taburan garam sudah dikorek dan ditimbun mengunakan batu krokos.
“Jalan Puntianai titik yang ditabur garam kondisinya sudah lembek dan berlobang.
Sekarang dari PT KAS kita timbun kembali pakai material batu,” sebut management PT KAS melalui bagian Humas, Along.(har)
Berita lengkapnya baca harian Posmetro Indragiri edisi Senin (20/3).
Pekanbaru Pos Riau