Kamis , 15 Oktober 2026

Perayaan Cheng Beng, Warga Tionghoa Kunjungi Makam Leluhur

Tampak warga keturunan Tionghoa tengah melakukan ritual sembahyang kubur.

BAGANSIAPIAPI (pekanbarupos.co) — Warga Tionghoa Bagansiapiapi, umumnya di Kabupaten Rokan Hilir menggelar sembahyang kubur atau dikenal Cheng Beng.

Warga mengunjungi makam lelulurnya masing-masing di sejumlah lokasi perkuburan Tionghoa di Bagansiapiapi.

Cheng Beng sendiri menjadi sebuah tradisi bagi masyarakat Tionghoa, sebagai wujud penghormatan kepada para leluhur yang telah meninggal dunia.

Salah satu warga Tionghoa Kakang, saat ditemui disela kegiatan sembahyang nya menyebutkan, perayaan Cheng Beng berlangsung selama sepuluh hari setiap tahunnya. Ritual sembahyang sendiri di mulai sejak tanggal 25 Maret hingga berakhir pada tanggal 5 April.

Pantauan di lokasi pemakaman Tionghoa Jalan Pelabuhan Baru, Kecamatan Bangko tampak sejumlah masyarakat berombongan baik dari dalam maupun luar negeri mulai memadati sejumlah perkuburan.

Begitu pula di lokasi perkuburan Tionghoa di Jalan Pusara Hilir Bagansiapiapi juga tampak ramai oleh aktifitas sembahyang kubur.

Dalam momen ini, mereka mengunjungi makam para orang tua, keluarga serta membersihkan sekitar kuburan dan memberikan sesembahan berupa makanan serta membakar kertas dan dupa.

“Cheng Beng ini momen tahunan yang wajib kami lakukan. Sebab, sembahyang ini wujud penghormatan kita kepada leluhur dan kerabat keluarga yang telah mendahului,” sebut Kakang.

Selain itu, tampak juga masyarakat Bagansiapiapi lainnya turut mendapatkan keuntungan dari momen Cheng Beng ini, dengan menjadi pemandu dan pembantu membersihkan lokasi kuburan. (iin)

 

Berita lengkapnya baca harian Pekanbaru Pos edisi Kamis (30/3).

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *