Mengalami Kenaikan Mencapai Rp 100 Juta-an
KUBA (pekanbarupos.co) — Pemerintah Kepenghuluan Rantau Pajang Kiri, Kecamatan Kubu Babussalam (Kuba), Kabupaten Rokan Hilir menggelar musyawarah penetapan Anggapan Pendapatan dan Belanja Kepenghuluan (APBKep) tahun 2023, Selasa (11/4/2023) di aula pertemuan kantor Penghulu Rantau Panjang Kiri.
Musyawarah penetapan APBKep dipimpin Ketua Badan Permusyawaratan Kepenghuluan (BPKep) Rantau Panjang Kiri, Indri. Hadir Datuk Penghulu Rantau Pajang Kiri, Adil Makmur, sekdes, bendahara, Babinkamtibmas, Babinsa, pendamping desa, anggota BPKep, ketua RT, RW dan para kepala Dusun.
Dalam musyawarah ini, ditetapkan APBKep Rantau Pajang Kiri tahun 2023 sebesar Rp 2,1 Miliar bersumber dari Dana Kepenghuluan (DK), Alokasi Dana Kepenghuluan (ADK), Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi dan silva tahun sebelum-nya.
Ketua BPKep Rantau Panjang Kiri, Indri meminta anggaran yang terbilang cukup besar tersebut dalam pengelolaan harus trasfaran kepada masyarakat.
“Setiap pembangunan yang akan di laksanakan pemerintah desa tahun 2023 ini harus skala prioritas bagi masyarakat,” pintanya.
Sementara itu Datuk Penghulu Rantau Panjang Kiri, Adil Makmur mengatakan, tahun 2023 ini APBKep Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri mengalami kenaikan dari Dana Kepenghuluan (DK) atau dari dana Pusat mencapai Rp 100-an.
“Untuk Kepenghuluan di Kecamatan Kubu Babussalam, APBKep Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri cukup meningkat karena ada penambahan dari dana DK dibanding tahun lalu, saat ini total APBKep Rantau Panjang Kiri mencapai Rp 2,1 Miliar,” kata Adil Makmur.
Diterangkan Penghulu, sumber anggaran dari Dana Kepenghuluan (DK) tahun 2023 Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri berjumlah Rp1.133.282.000. Besaran anggaran tersebut 20 persen diperuntukan untuk program ketahanan pangan, 3 persen Operasional pemerintahan, 25 persen Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan kegiatan rutin serat pembangunan sekitar Rp 600.000.000 (enam ratus juta).
“Selebihnya dari dana Bantuan Keuangan Khsus Provinsi Riau tahun 2023 senilai Rp 140.000.000, Dana Alokasi Kepenghuluan (ADK) Rp 754.828.591 digunakan untuk penggunaan siltaf opetasional pemerintah desa dan pembinaan kemasyarakatan, disamping itu dari dana silfa tahun sebelumnya mencapai Rp 180 juta-an,” jelasnya.
Penghulu berharap agar segala program pembangunan bersumber dari dana DK, ADK maupun BKK tahun 2023 dapat terealisasi sesuai harapan masyarakat.
“Semoga terealisasi dengan baik, tentunya harus trasfaran sesuai dengan harapan masyarakat,” pungkasnya. (zul)
Berita lengkapnya baca harian Posmetro Rohil edisi Kamis (13/4).
Pekanbaru Pos Riau