Kamis , 25 Juni 2026
Petugas saat menemukan jasat korban hanyut di sungai.

Pamit Menjala Ikan, Pulang Sudah Menjadi Mayat 

INHU (pekanbarupos.co) — Dikabarkan sempat hilang sejak pagi hingga sore hari, Senin 17 April 2023, akhirnya Marhamka (40) warga desa Beligan Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) berhasil ditemukan. Namun sangat disayangkan, korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa lagi.

Kepala desa Beligan, Juli Supriyanto dikonfirmasi media ini membenarkan bahwa salah seorang warganya (Marhamka) meninggal dunia karena hanyut di sungai 2 (anak sungai) desa setempat.

” Korban, dinyatakan hilang sejak pagi sekitar pukul 08.00 WIB, saat itu dia sempat izin dengan keluarga kalau mau menjaring iklan disungai,” ungkap Kades.

Dari pagi itu, kata Kades, hingga sore hari sekitar pukul 16.00 WIB korban tak kunjung pulang, sehingga keluarga mencari korban di sungai yang dimaksud. Saat di Tempat Kejadian Perkara (TKP), keluarga tidak menjumpai korban. Namun, dilokasi hanya ditemukan beberapa benda milik korban berupa satu pasang sendal jepit, handphone (HP) dan juga jaring ikan.

” Merasa ada yang janggal, lantas keluarga korban menghubungi pemerintah desa dan meminta bantuan warga sekitar untuk mencari keberadaan korban,” sambung Juli.

Alhasil, sekitar pukul 22.15 WIB, korban dapat ditemukan dan dievakuasi oleh tim KPBD Kabupaten Inhu dibantu babinkamtibmas desa setempat dan juga warga sekitar. Korban ditemukan hanyut dialiran sungai oleh tim sekitar jarak 10 meter dari lokasi menjaring ikan.

Usai dievakuasi, lanjut Kades, korban dilarikan ke Puskesmas Pangkalan Kasai guna dilakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan pada tubuh korban.

” Hari ini almarhum sudah dibawa kerumah duka untuk dikebumikan,” ucap Kades.

Ketika disinggung apakah korban mengidap penyakit sebelum nasib naas itu menimpanya. Menurut dari pihak keluarga yang dijelaskan oleh Kades, almarhum diketahui mempunyai penyakit bawaan.

” Kalau tidak salah kami menyebutnya kembung kemih. Dan kemungkinan besar saat itu almarhum kambuh penyakitnya itu dan lemas kemudian hanyut, ” pungkas Kades.(har)

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *