DUMAI (pekanbarupos.co) — Dua orang pekerja tongkang pengangkut cangkang sawit tewas saat akan memperbaiki kebocoran tongkang, kamis (27/4) sekitar pukul 15.30 WIB.
Kepala Basarnas Pekanbaru I Nyoman Sidakarya, S.H saat dikonfirmasi wartawan mengatakan kita mendapat laporan pada hari kamis kemaren sekitar pukul 15.30 wib bahwa ada ABK kapal saat mengeluarkan muatan cangkang yang ada didalam Main Hole Tongkang.
Sedangkan kronologi kejadian berdasarkan keterangan dari Kapten Kapal Tk Jeems Transport / TB Bahtera 7 Nelaon Harianja (39) warga kecamatan Taman Rajo terjadi kebocoran pada Dek Kapal Tk. Jeems Transport saat masih muat cangkang di Pelabuhan Pontianak Provinsi Kalbar menuju Dumai sehingga cangkang tersebut masuk kedalam Main Hole Tongkang sehingga untuk mengeluarkan muatan cangkang yang ada didalam Main Hole Tongkang Jeans Transport/TB Bahtera 7 yang telah bercampur dengan muatan Inti / Kernel muatan terakhir TK. Jeans Transport/TB Bahtera 7 sebelum mengangkut muatan cangkang yang saat ini bongkar di dermaga A Pelabuhan PT.Pelindo Dumai.
Untuk melakukan Cleaning tersebut Kapten Kapal Tk Jeems Transport / TB Bahtera 7 Nelson Harianja membuka Main Hole Kapal Tk Jeems Transport yang mengeluarkan bau tidak sedap kemudian Kapten Nelson Harianja melarang Iskandar Rambe (Chip kapal) masuk kedalam Palka tetapi tetap masuk tanpa menggunakan safety pengaman tabung oksigen dan tali pengaman.
Pada saat menuruni tangga Iskandar Rambe terpeleset dan jatuh kelantai dasar Main Hole Kapal.
Melihat Chip Iskandar Rambe jatuh ke lantai dasar Main Hole Tk. Jeems Transport dalam keadaan pinsan, seorang pekerja buruh harian bernama Fauzi Handoko (Koko) langsung menyusul kebawah tanpa menggunakan pengaman oksigen dan Tali yang diikat kepinggang sehingga setelah sampai dibawah Fauzi Handoko Juga mengalami pingsan dan tumbang didalam Main Hole Kapal Tk. Jeems Transport.
Melihat Chip dan buruh yang pingsan di lantai Kapten Kapal Tk Jeems Transport Nelson Harianja langsung menyusul ke dalam Main Hole Kapal dengan menggunakan pengaman tali yang diikat kepinggang untuk turun kebawah namun ditengah perjalanan Menuruni tangga Kapten Kapal juga mengalami pandangan kabur dan hampir pingsan sehingga Kapt Kapal Nelson Harianja sempat melambaikan tangan keatas untuk segera ditarik keatas sehingga Kru kapal yang berada diatas segera menarik Kapt Kapal keatas dek untuk dilakukan pertolongan.
Karena tidak bisa menyelamatkan kedua orang tersebut security PT.Pelindo Dumai menghubungi pihak Basarnas Kota Dumai untuk segera dilakukan penyelamatan dimana Kepala Basarnas Kota Dumai Kapten Leni Tandika beserta anggota turun langsung ke TKP Dermaga A Pelabuhan PT. Pelindo Dumai.
Pihak agen kapal PT Barra Asian Shipping yang berlamat di Jl.Sultan Syarif Kasim Komplek Pelindo Dumai Kel.Teluk Binjai Kec.Dumai Timur juga langsung menghubungi pihak KKP ( Kantor Kesehatan Pelabuhan ) Kota Dumai untuk segera dilakukan pertolongan pertama.
Setelah tim Basarnas melakukan evakuasi kedua korban keatas dek kapal dan dilakukan pertolongan oleh KKP Dumai dan kedua korban ini tidak tertolong lagi.
Karena tidak ada harapan hidup kedua korban ini dibawa pihak KKP Kota Dumai dengan menggunakan Ambulance ke RSUD Kota Dumai dan saat ini kedua Jenazah korban sudah berada di kamar mayat RSUD Kota Dumai.(fiq)
Pekanbaru Pos Riau