PALIKA (pekanbarupos.co) — Empat hari terakhir, tepatnya Rabu-Sabtu dua Kepenghuluan di Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau dilanda Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Camat Palika, Suwarno bersama tim pemadaman kebakaran (Damkar) terdiri dari TNI, Polri, BPBD, pemerintah desa dan masyarakat terus berjibaku melakukan upaya pemadaman dan pendingan api dilahan masyarakat yang terbakar.
Dua Kepenghuluan yang mengalami karhutla yakni Kepenghuluan Panipahan Laut dan Kepenghuluan Panipahan Darat, Kecamatan Pasir Limau Kapas.
Tim gabungan yang melakukan pemadaman kesulitan dalam mendapatkan sumber air. Ditambah cuaca cukup panas dan angin kencang mendorong luapan api terus meluas.
Badan Penanggulangan dan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau juga ambil andil dengan mengerahkan 2 unit helikopter untuk melakukan water bombing membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Pasir Limau Kapas.
Camat Pasir Limau Kapas, Suwarno saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (27/5)2023) mengatakan, pemerintah Kecamatan dibantu TNI dan Polri serta tim gabungan lain-nya terus berjibaku melakukan pemadaman api di lahan milik masyarakat yang terbakar.
“Sudah empat hari terkahir kita melakukan pemadaman api, gendala saat ini yang kita alami sulitnya sumber air, terpaksa harus membuat embung sebagai sumber air menggunakan alat berat excavator,” ujarnya.
Diterangkan Camat, dua Kepenghuluan di Kecamatan Palika mengalami karhutla terparah di Kepenghuluan Panipahan Laut mencapai 21 titik di satu hamparan.
“Kalau untuk di Panipahan Darat sudah bisa diatasi, dan titik kebakaran juga tidak banyak, sekarang tim fokus melakukan pemadaman di Kepenghuluan Panipahan Laut,” jelasnya.
Diuraikan Camat, penanganan karhutla di Palikan cukup efektif, tim yang tergabung dari Kecamatan Palika, BPBD, Kepolisian, TNI dan pemerintah desa cukup berjibaku melakukan pemadaman.
“Untuk saat ini sarana pemadaman berupa mesin dan selang masih memadai, hanya saja sulit sumber air, terpaksa kita harus membuat embung dulu,” ujarnya.
Camat menghimbau kepada masyarakat agar memantau lahan masing-masing terutama yang memiliki lahan gambut dan tidak membuka lahan dengan cara dibakar.
“Bagi yang memiliki lahan khusunya wilayah rawan terbakar lahan gambut, mari sama-sama kita jaga, terus lakukan patroli dilahan masing-masing, dan perlu kita tegaskan jangan membuka lahan dengan cara dibakar,” Pungkasnya. (zul)
Berita lengkapnya baca harian Posmetro Rohil edisi Senin,(29/5).
Pekanbaru Pos Riau