ROHIL (pekanbarupos.co) — Sebanyak 29 kasus Demam Berdarah di temukan di wilayah kerja Puskesmas Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko, Rokan Hilir.
Dari 29 Kasus DBD yang ditemukan sepanjang tahun 2023 di wilayah Puskesmas Bagansiapiapi, 17 kasus DBD terdapat di Kelurahan Bagan Barat.
Selain Bagan Barat, di Kelurahan Bagan Hulu terdapat 4 kasus, Kelurahan Bagan Kota 2 kasus, Kelurahan Bagan Timur 3 kasus, Kepenghuluan Bagan Jawa 2 kasus, dan Kepenghuluan Bagan Jawa Pesisir 1 kasus.
“Sejauh ini sudah ada 29 kasus DBD yang ditemukan, paling banyak di Bagan Barat mencapai 17 kasus,”kata Kapus Bagansiapiapi Dr Romy Cahyadi.
Oleh sebab itu, pihak Puskesmas mengharapkan masyarakat untuk melakukan 3M plus sebagai upaya mencegah dan memberantas perkembangan biakan nyamuk demam berdarah.
3M plus yang pertama itu menguras atau menyikat penampungan air, kedua menutup penampungan air yang ketiga mendaur atau menimbun sampah yang tidak terpakai atau mendaur ulang sampah yang bisa didaur ulang.
Sementara yang plusnya mengunakan antilosen untuk mencegah gigitan nyamuk, memberantas sarang nyamuk bisa gunakan ikan cupang, kemudian supaya diaktifkan kembali gotong royong per minggunya.
“Kalau bisa setiap minggu ada gotong royong masyarakat, supaya sampah tidak berserakan di lingkungan masyarakat,”pintanya.(ald)
Berita lengkap baca harian Posmetro Rohil edisi Jumat (16/6).
Pekanbaru Pos Riau