Kamis , 16 April 2026
Kepala Kemenag Kuansing H Efrion Efni saat memberikan sertifikasi halal kepada pelaku UMKM di Kabupaten Kuantan Singingi, Kamis (15/6).

969 Produk Tersertifikasi Halal, Kuansing Tertinggi se-Riau

KUANSING (pekanbarupos.co) — Kabupaten Kuansing menjadi daerah tertinggi pendaftar sertifikasi halal di Provinsi Riau pada semester I tahun 2023. Tercatat sebanyak 969 produk sudah mengantongi sertifikat halal.

Data Satuan Tugas (Satgas) Halal Kuansing sebanyak 1.342 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kuansing mendaftarkan sertifikasi halal produk mereka.

“Dari jumlah itu 969 sertifikasi gratis sudah diterbitkan. Kita terbanyak pertama di Riau,” kata Ketua Satgas Halal Kuansing H Armadis saat Penyerahan Sertifikasi Halal kepada Pelaku Usaha Semester I dan Penguatan Pendamping PPH dalam program sertifikasi halal, Kamis (15/6).

Armadis yang juga Kasi Bimas Islam Kemenag Kuansing itu juga mengatakan bahwa capaian tersebut berkat kerja keras pendamping Proses Produk Halal (PPH) dari unsur penyuluh agama Islam.

“Pendamping PPH kita ada 73 orang se Kuansing,” ujarnya.

Dirincikan Armadis, di peringkat kedua sebaran sertifikasi halal terbanyak adalah Kabupaten Indragiri Hilir dengan pendaftar sebanyak 239 pelaku usaha dan 147 sertifikasi yang sudah diterbitkan.

“Ketiga Kota Pekanbaru dengan pendaftar 72 pelaku usaha dan 38 sertifikat yang sudah diterbitkan,” ungkapnya.

Capaian tersebut katanya, berkat arahan, bimbingan dan binaan Kepala Kemenag Kuansing H Efrion Efni kepada pendamping PPH dari unsur penyuluh agama Islam.

“Untuk itu kami ucapkan terima kasih banyak kepada pak Kepala Kemenag atas segala arahan dan bimbingannya,” pintanya.

Sementara Kepala Kemenag Kuansing H Efrion Efni mengapresiasi keberhasilan Kuansing menjadi kabupaten tertinggi pendaftar sertifikasi halal di Riau. Menurutnya, capaian ini sungguh luar biasa.

“Ini adalah cerminan cara berfikir kita dalam menghadapi sesuatu. Kita harus kaya dengan solusi, kiat dan teknik untuk mencapai suatu tujuan,” ujarnya.

Menurutnya, pelaku UMKM masih kurang antusias karena minim sosialisasi. Makanya Kementerian Agama memberdayakan penyuluh agama se-Indonesia untuk melakukan pendampingan.

“Terima kasih kepada P3H yang telah memberikan kemudahan masyarakat untuk mengurus sertifikasi halal gratis; bahkan dikunjungi ke rumah-rumah,” katanya.

Masih kata Efrion, capaian tersebut menempatkan Kabupaten Kuansing di urutan ketiga sebaran sertifikasi halal se Indonesia. Peringkat itu dibawah Kabupaten Lampung Timur dan Kabupaten Garut.

“Kita nomor tiga se-Indonesia. Mudah-mudahan kedepan akan melejit lagi. Masih banyak UMKM kita yang belum tergali,” lanjutnya.(cil)

Berita lengkap baca harian Pekanbaru Pos edisi Sabtu (17/6).

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *