DURI (pekanbarupos.co) — Spontan saja warga yang tinggal di Jalan Desa Harapan, Gang Dahlia RT/RW/04/05 Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau dihebohkan dengan ditemukannya mayat perempuan yang sedang hamil besar di rumah kos-kosannya, Sabtu (17/6) sekitar pukul 22.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dari pihak kepolisian menjelaskan bahwa korban bernama Widia (29) warga Sumut ditemukan oleh teman korban yang sudah beberapa menghubungi korban melalui via telepon seluler, namun tidak diangkat.
Karena korban sedang hamil tua, teman korban tadi pun langsung memberi tahu suami sirinya yang berada di konter HP. Teman korban langsung meminta kepada suami sirinya untuk melihat dan memastikan kondisi korban yang sudah hamil tua.
Ia pun langsung bergegas menuju ke TKP, sesampainya di rumah kos tersebut, ternyata sudah ada juga warga yang mencoba memanggil-manggil korban, namun tidak respon.
Kemudian suami siri korban pun melihat lampu di kamar mati dan mendengar air kran di dalam kamar mandi hidup. Merasa ada yang aneh, suami korban pun langsung membuka pintu secara paksa bersama warga.
Setelah terbuka, suami korban langsung melihat korban di kamar mandi tanpa berpakaian dalam posisi terduduk dengan kepala dan tangan kiri tersandar ke ember yg berisi air. Kemudian korban di angkat dan di pindahkan ke tempat tidur dan menutupi korban dengan kain sprei warna putih.
Selang beberapa menit kemudian, petugas dari Polsek Mandau pun sampai di TKP dan melakukan olah TKP. Pada saat olah TKP ditemukan korban dalam keadaan terlentang di atas kasur tanpa mengenakan pakaian dan ditutupi dengan kain sprei warna putih.
Dari hidung korban mengeluarkan gelembung seperti busa. Korban pun langsung di bawa ke RSUD untuk dilakukan visum.
Kapolres Bengkalis, AKBP Setyo Bimo melalui Kapolsek Mandau, Kompol Haerul kepada wartawan, Ahad (18/6) membenarkan adanya penemuan mayat di dalam rumah kos kosan.
Jadi, setelah dilakukan visum dari RSUD Mandau, al hasil sementara, pada mayat ditemukan lebam mayat di bagian lipatan seperti ketiak, selangkangan di bawah payudara dan lebam bekas himpitan di bagian perut karena kondisi dalam keadaan hamil besar.
Mulut dan hidung mengeluarkan darah karena proses pembusukan mayat. Mayat diperkirakan dalam keadaan tidak bernyawa lebih dari 8 jam. ” Kita tetap akan terus meminta keterangan dari sejumlah saksi terkait kasus ini,”ujar Kapolsek. (mat)
Pekanbaru Pos Riau