Kamis , 7 Mei 2026
Ilustrasi

Kenali Ciri Anjing Rabies dan Pertolongan Pertama Jika Digigit

KUANSING (pekanbarupos co) — Kasus anjing rabies sejauh ini belum ditemukan di Kabupaten Kuantan Singingi. Meski begitu, warga diminta untuk selalu waspada.

“Sejauh yang saya tahu belum ada kasus. Tapi tak ada salahnya, warga mengenali ciri-ciri fisik anjing yang terinfeksi rabies, hingga pertolongan pertama usai digigit,” kata Plt Kadisbunak Kuansing Andri Yama Putra melalui Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Drh Asrul kepada Pekanbaru Pos kemarin.

Drh Asrul menjelaskan seekor anjing baru kelihatan terinfeksi rabies setelah 14 hari. Karena anjing masih terlihat sehat dan tidak menunjukkan gejala satu minggu setelah terinfeksi rabies. “Diobservasi dulu selama 14 hari. Jika setelah itu muncul gejala, maka anjing bisa jadi terinfeksi rabies,” kata Drh Asrul.

Gejala anjing terinfeksi rabies kata Asrul, anjing cenderung agresif, mulut berliur, ekor masuk ke dalam selangkangan dan menggigit sembarangan benda di hadapannya. “Mata anjing agak merah dan takut air serta gak mau minum. Itu gejala anjing terinfeksi rabies,” katanya.

Ia juga menjelaskan manusia yang digigit anjing rabies inkubasi virusnya terbilang lama. Apalagi digigit di area badan, paha, betis serta kaki. “Bahkan bisa berbulan-bulan baru bisa merasakan gejala. Berupa kejang-kejang, takut air, takut cahaya dan sebagainya,” katanya.

Masa inkubasi rabies pada manusia tergantung area gigitan. Kalo di leher dan telinga, gejalanya cepat muncul karena cepat naik ke otak. “Tapi kalau di badan dan kaki maka akan sangat lama muncul gejalanya,” tambahnya.

Masih menurut Asrul, jika manusia terkena gigitan anjing rabies di leher dan telinga maka harus langsung ditangani secara cepat dengan memberikan serum anti rabies (SAR). “Kalau kena gigitan di area badan, paha, kaki atau tangan virusnya bergerak lama ke otak sehingga bisa dicegah hanya dengan VAR sebanyak empat dosis,” ungkapnya.

Untuk mencegahnya, masyarakat harus mengikat atau mengandangkan anjing peliharaannya masing-masing. Selain itu, masyarakat juga diminta agar melakukan vaksin binatang piarannya. “Jika kena gigit anjing cepat mencuci luka di air mengalir menggunakan sabun antibiotik. Setelah itu langsung dibawa ke puskesmas terdekat, untuk divaksin anti rabies,” ujar Asrul.(cil)

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *